Kediri, jurnalmataraman.com – Sebuah rumah yang dijadikan tempat kos di kawasan Jalan Raya Kediri-Nganjuk, tepatnya di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (5/5) sore. Beruntung, petugas pemadam kebakaran (damkar) sigap meluncur ke lokasi sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan di sekitarnya.
Peristiwa nahas yang menimpa rumah milik warga bernama Sunyoto ini pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni kos, Aura Riski. Sekitar pukul 14.00 WIB, saat Aura baru pulang ke tempat kosnya, ia terkejut mendapati kepulan asap tebal yang sudah membumbung dari salah satu bagian rumah.
Mengetahui hal tersebut, Aura langsung melaporkannya kepada perangkat desa setempat. Laporan itu kemudian segera diteruskan ke pihak Polsek Banyakan dan tim Pemadam Kebakaran. Kejadian terbakarnya atap bangunan ini juga sempat terekam kamera gawai warga yang kebetulan melintas di lokasi.
Kanit Binmas Polsek Banyakan, Iptu Ali, membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Menurutnya, proses pemadaman berlangsung cepat dengan diterjunkannya tim damkar gabungan dari wilayah kota dan kabupaten. “Ada empat unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk memadamkan api yang berkobar di bagian atap rumah tersebut. Berkat kesigapan petugas, api bisa dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain,” jelas Iptu Ali, Rabu (6/5).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan pemicu munculnya api. Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, untuk kerugian materiil yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” pungkas Iptu Ali.
( Editor : Afif / Yusa )



