Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bersihkan Pinggiran Sungai Jelang Pladu, Warga Kediri Hilang Terseret Arus Brantas

by Beny Kurniawan
6 Mei 2026 | 14:26
Reading Time: 2 mins read
0
Bersihkan Pinggiran Sungai Jelang Pladu, Warga Kediri Hilang Terseret Arus Brantas

Kediri, jurnalmataraman.com – Upaya pencarian terhadap seorang pria yang dikabarkan hanyut di aliran Sungai Brantas terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga memasuki hari kedua, Rabu (6/5), keberadaan korban belum juga ditemukan akibat derasnya arus sungai terbesar di Jawa Timur tersebut.

Korban diketahui bernama Imam Sujono (36), warga Kota Kediri. Peristiwa nahas itu bermula pada Selasa (5/5) siang, saat korban tengah beraktivitas melakukan pembersihan di pinggiran sungai kawasan Mrican. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai persiapan menyambut tradisi pladu atau penggelontoran air bendungan. Diduga akibat kelelahan saat beraktivitas, korban terpeleset dan langsung terseret arus Sungai Brantas yang saat itu sedang mengalir cukup deras.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menjelaskan bahwa dalam proses pencarian ini pihaknya menerjunkan tiga unit perahu karet untuk menyisir aliran sungai. Fokus pencarian diperluas dengan radius mencapai 3 kilometer dari titik awal kejadian di bawah Jembatan Jongbiru. “Memasuki hari kedua, tim gabungan terus melakukan penyisiran. Namun, kendala utama di lapangan adalah aliran sungai yang sangat deras, sehingga petugas harus ekstra hati-hati,” ujar Joko Arianto.

Dalam operasi kemanusiaan ini, BPBD Kota Kediri tidak bekerja sendiri. Mereka dibantu oleh personel dari BPBD Kabupaten Kediri serta tim Basarnas Trenggalek. Petugas membagi tim untuk melakukan pemantauan di beberapa titik sepanjang aliran sungai. Pihak BPBD juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di bantaran Sungai Brantas. Terutama saat kondisi debit air sedang meningkat guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.

( Editor : Afif / Juwita )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKedirikota Kediri
ShareTweetShare
Next Post
Kunjungi Bocah Difabel yang Hidup Bersama Kakek, Mas Dhito Tebus Ijazah dan Beri Modal Usaha

Kunjungi Bocah Difabel yang Hidup Bersama Kakek, Mas Dhito Tebus Ijazah dan Beri Modal Usaha

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .