Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Enam Jam Geledah Rumah Dinas dan Pribadi Bupati Tulungagung, KPK Amankan Dokumen ‘Surat Pernyataan’ Penekan OPD

by Agus Bondan
16 April 2026 | 17:26
Reading Time: 2 mins read
0
Enam Jam Geledah Rumah Dinas dan Pribadi Bupati Tulungagung, KPK Amankan Dokumen ‘Surat Pernyataan’ Penekan OPD

TULUNGAGUNG, jurnalmataraman.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Terbaru, tim penyidik melakukan penggeledahan maraton selama lebih dari enam jam di sejumlah lokasi strategis pada Kamis (16/4). Sejak pagi hingga sore hari, penyidik menyisir tiga lokasi berbeda untuk mencari bukti tambahan. Lokasi tersebut meliputi Rumah Dinas Bupati Tulungagung serta rumah pribadi Bupati yang terletak di Desa Gandong, Kecamatan Bandung.

Tak hanya properti milik bupati, penyidik juga mendatangi rumah ajudan bupati berinisial YOG di Desa Kesambi, Kecamatan Bandung. Diketahui, YOG juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus yang sama. Dalam penggeledahan yang berlangsung tertutup tersebut, penyidik KPK berhasil mengamankan sejumlah dokumen krusial. Salah satu yang paling menonjol adalah temuan berkas berupa surat pernyataan yang ditandatangani oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dokumen tersebut diduga kuat digunakan sebagai alat tekan atau instrumen pemaksaan agar para pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung mematuhi instruksi bupati terkait praktik setoran atau pungutan. “Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya paksa penyidikan untuk melengkapi bukti-bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi dengan modus pemerasan terhadap sejumlah kepala OPD,” terang Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Aksi penyidik di Rumah Dinas Bupati terpantau sangat intens. Rombongan yang menggunakan beberapa unit mobil tersebut baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.40 WIB. Dari lokasi, penyidik tampak membawa sejumlah koper yang diduga berisi dokumen hasil sitaan dan barang bukti elektronik.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Tulungagung lantaran mencuatkan modus pemerasan dalam birokrasi. Hingga saat ini, KPK masih terus melakukan pengembangan untuk melihat potensi adanya tersangka baru maupun aliran dana ke pihak lain. “Kami masih mengalisis dokumen-dokumen yang diamankan. Fokus kami adalah memperkuat konstruksi perkara ini sebelum dilimpahkan ke tahap selanjutnya,” pungkas Budi.

Editor : Trias M.A

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlinekota KediriTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Harga Emas di Kediri Tembus Rp 2,9 Juta per Gram, Minat Beli Masyarakat Justru Melonjak Dua Kali Lipat

Harga Emas di Kediri Tembus Rp 2,9 Juta per Gram, Minat Beli Masyarakat Justru Melonjak Dua Kali Lipat

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .