Kediri, jurnalmataraman.com – Ada banyak cara unik untuk menyambut peringatan Hari Kartini. Di Kota Kediri, warga Lingkungan Bence, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, memilih menggelar lomba karaoke yang diikuti oleh puluhan peserta dari warga setempat.
Lebih dari sekadar ajang unjuk bakat dan hiburan, kegiatan ini ternyata memiliki misi khusus. Lomba bernyanyi tersebut sengaja diinisiasi sebagai sarana untuk menjaga kesehatan mental, khususnya bagi para perempuan yang sehari-harinya disibukkan dengan peran ganda.
Psikolog sekaligus panitia kegiatan, Vivi Rosydiana, mengungkapkan bahwa peran perempuan saat ini tidak kalah berat jika dibandingkan dengan perjuangan sosok RA Kartini di masa lalu. Perempuan modern kerap dituntut untuk bisa menyeimbangkan berbagai tanggung jawab di waktu yang bersamaan. “Perempuan modern dituntut menjalankan berbagai peran sekaligus, mulai dari sebagai istri, ibu, hingga sebagai pekerja,” jelas Vivi.
Mengingat besarnya tanggung jawab tersebut, Vivi menekankan bahwa dukungan dari lingkungan sekitar, terutama dari kaum laki-laki atau suami, sangat mutlak dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar para perempuan dapat menjalankan seluruh perannya dengan baik dan seimbang tanpa merasa tertekan.
Terkait pemilihan lomba karaoke sebagai rangkaian perayaan Hari Kartini, Vivi menyebut ada alasan psikologis yang mendasarinya. Menurutnya, bernyanyi adalah medium pelepasan stres yang murah dan efektif. “Aktivitas bernyanyi atau karaoke ini dipilih karena memiliki manfaat dari sisi psikologis. Saat bernyanyi, tubuh akan memicu produksi hormon dopamin yang sangat berperan dalam menciptakan rasa bahagia,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para perempuan di Lingkungan Bence dapat sejenak melepas penat, berkumpul bersama, dan kembali bersemangat dalam menjalankan peran hebat mereka sehari-hari.
(Editor : Arno/Yusa)



