BLITAR, jurnalmataraman.com – Kondisi memprihatinkan terjadi di area Pasar Legi, Kota Blitar. Terjangan angin kencang yang menyertai hujan mengakibatkan puluhan atap di pasar tradisional tersebut terlepas dan rusak parah. Akibatnya, aktivitas perdagangan terganggu dan membuat para pedagang resah.
Berdasarkan rekaman video amatir milik salah seorang pedagang, terlihat jelas kondisi pasar yang langsung diguyur hujan deras sesaat setelah bagian atap terlepas. Tercatat, sebanyak 10 atap fiber berbahan besi melayang terbawa angin, sementara belasan lainnya mengalami kerusakan hingga menyingkap.
Kondisi atap yang bolong ini memaksa para pedagang untuk memutar otak dan menutup lapak mereka lebih awal, terutama saat awan mendung mulai terlihat. Marilah, salah seorang pedagang sandal di Pasar Legi, mengaku tak punya pilihan lain demi menyelamatkan barang dagangannya dari genangan air.
Jika pada hari biasa Marilah baru menutup kiosnya sekitar pukul 17.00 sore, di musim penghujan ini ia mengaku selalu diselimuti rasa waswas.
“Sekarang kalau mendung sudah datang, mau tidak mau harus segera tutup. Takut barang jualan rusak kehujanan,” ungkap Marilah.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa situasi ini berdampak langsung pada kelangsungan usahanya. Jam operasional yang terpotong membuat omzet harian para pedagang, termasuk dirinya, menurun drastis.
Tak berhenti sampai di situ, masalah lain muncul tepat setelah hujan mereda. Air yang masuk melalui atap yang rusak membuat sejumlah titik jalan di dalam area Pasar Legi menjadi becek dan berlumpur. Selain membuat suasana belanja menjadi tidak nyaman, genangan lumpur tersebut juga sangat licin dan rawan membuat pengunjung maupun pedagang terpeleset.
Melihat kondisi pasar yang tak lagi kondusif, para pedagang menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kota Blitar. Mereka mendesak agar segera ada perbaikan tanggap darurat pada bagian atap yang mengalami kerusakan.
Merespons kondisi tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar dikabarkan telah merancang langkah penanganan. Rencananya, pemerintah akan melakukan revitalisasi permanen terhadap bangunan Pasar Legi yang dijadwalkan mulai berjalan pada bulan April tahun ini.
Editor : Trias M.A



