Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pasca-Lebaran, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Kota Kediri Kompak Turun Signifikan

by Beny Kurniawan
4 April 2026 | 12:32
Reading Time: 2 mins read
0
Pasca-Lebaran, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Kota Kediri Kompak Turun Signifikan

KEDIRI, jurnalmataraman.com – Angin segar menghampiri para ibu rumah tangga di Kota Kediri. Usai perayaan Lebaran, harga sejumlah bumbu dapur dan sayuran di berbagai pasar tradisional di wilayah tersebut mulai merangkak turun. Penurunan harga paling tajam dan signifikan terjadi pada komoditas cabai, sementara bahan pokok lainnya terpantau turun tipis hingga stabil.

Kondisi ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang setiap harinya tidak bisa lepas dari komoditas wajib tersebut untuk keperluan memasak.

Harga cabai rawit yang sempat melambung tinggi di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 140.000 per kilogram selama bulan Ramadan dan Lebaran, kini merosot drastis. Pantauan di pasar, harga cabai rawit saat ini turun di angka Rp 70.000 per kilogram.

Penurunan serupa juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah yang sebelumnya berada di harga Rp 70.000, kini anjlok menjadi Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, cabai besar hijau turun dari Rp 50.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram, dan cabai keriting kini dibanderol Rp 40.000 per kilogram.

Di sisi lain, pergerakan harga pada beberapa bumbu dapur dan sayuran cenderung stabil atau mengalami penurunan ringan. Harga bawang merah masih bertahan di angka Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kilogram. Untuk bawang putih biasa dijual seharga Rp 35.000 per kilogram, dan jenis cutting seharga Rp 40.000 per kilogram.

Komoditas kentang juga terpantau stabil di harga Rp 16.000 per kilogram. Penurunan tipis terjadi pada tomat sayur dari Rp 14.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram, serta wortel yang sebelumnya Rp 14.500 kini turun menjadi Rp 12.000 per kilogram.

Sujono, salah seorang pedagang bumbu dapur di pasar tradisional Kota Kediri, mengungkapkan bahwa tren penurunan harga ini sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Menurutnya, ada perubahan pola konsumsi dan ketersediaan barang yang mempengaruhi dinamika harga tersebut.

“Penurunan harga ini terjadi karena stok di pasaran yang masih melimpah. Selain itu, momen perayaan Lebaran dan Lebaran Ketupat kan sudah usai,” jelas Sujono.

Berakhirnya momen perayaan tersebut membuat permintaan di pasaran menurun secara wajar. Masyarakat saat ini mulai mengurangi aktivitas memasak dalam jumlah yang besar, sehingga stok barang di tingkat pedagang menjadi surplus dan mendorong harga kembali normal.

Editor : Trias M.A

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineinfo kediriTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Harga Daging Sapi di Pasar Wlingi Masih Melambung, Pedagang Keluhkan Maraknya Penjualan Daging Ilegal Secara Online

Harga Daging Sapi di Pasar Wlingi Masih Melambung, Pedagang Keluhkan Maraknya Penjualan Daging Ilegal Secara Online

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .