Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Lima Gunung Api Erupsi, Status Kelud Normal tapi Wisatawan Pantang Lengah

by redaksi jurnal mataraman
10 September 2026 | 10:50
Reading Time: 2 mins read
0
Lima Gunung Api Erupsi, Status Kelud Normal tapi Wisatawan Pantang Lengah

Kediri, jurnalmataraman.com – Rentetan erupsi lima gunung berapi di Indonesia beberapa hari terakhir membuat petugas Pos Pengamatan Gunung Kelud di Kediri meningkatkan kewaspadaan. Meski status gunung di wilayah Kecamatan Ngancar itu masih aman, masyarakat dan pengunjung wisata diminta untuk tidak lengah.

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Kelud di Desa Margomulyo, Kecamatan Ngancar, kondisi gunung saat ini masih berada di level 1 atau normal. Catatan kegempaan harian di kawasan tersebut juga tidak menunjukkan adanya aktivitas yang mencurigakan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Kelud Deny Erlangga membenarkan kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa secara visual maupun instrumental, aktivitas vulkanik Kelud masih sangat stabil. “Kondisi Gunung Kelud saat ini berstatus normal, begitu juga untuk catatan kegempaannya yang tidak menunjukkan peningkatan,” jelas Deny.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi memastikan pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Pemantauan ini juga dilakukan melalui pos pengamatan di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar.

“Sesuai pemantauan kami yang bekerja sama dengan rekan-rekan dari PVMBG, aktivitasnya dipastikan masih normal. Baik itu kondisi permukaan kawasan, suhu, maupun aktivitas gempa yang terpantau,” ungkap Mustika.

Kendati berstatus normal, ada aturan keselamatan yang harus dipatuhi pengunjung. Masyarakat dan wisatawan dilarang keras mendekati area kawah dalam radius satu kilometer. Para penambang pasir dan warga sekitar juga diimbau untuk mewaspadai potensi aliran lahar dingin di sepanjang sungai yang berhulu dari puncak Kelud.

Beny Setyawan, salah seorang wisatawan yang berkunjung, mengaku tetap menikmati liburannya meski ada imbauan kewaspadaan dari petugas. “Kami tetap berjaga-jaga dan pastinya mematuhi aturan petugas untuk tidak melanggar batas aman kawah,” tuturnya.

Hingga saat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri masih membuka penuh kawasan wisata Gunung Kelud untuk umum. Namun, pembukaan kawasan ini tetap dibarengi dengan pengawasan ketat yang mengutamakan keselamatan para wisatawan.(Muhammad Zainurofi)

(Editor : Afif / Tesa)

Tags: berita kedirierupsi lima gunung berapiheadlineinfo kediriKediri
ShareTweetShare
Next Post
Sidak Pasar Setono Betek Kediri, Bapanas dan Satgas Pangan Pelototi Harga dan Mutu Beras

Sidak Pasar Setono Betek Kediri, Bapanas dan Satgas Pangan Pelototi Harga dan Mutu Beras

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .