Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pemkab Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah, 4 Ton Beras SPHP Ludes Diserbu Warga

by M. Zainurofi
5 Agustus 2026 | 12:01
Reading Time: 2 mins read
0
Pemkab Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah, 4 Ton Beras SPHP Ludes Diserbu Warga

Kediri,Jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Bertempat di halaman Masjid Agung An-Nuur Pare pada Rabu (5/8) pagi, langkah strategis ini diambil sebagai wujud intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa. Ratusan masyarakat tampak sudah memadati area kegiatan untuk berburu berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah standar pasar. Bahkan, antrean panjang di sejumlah stan penjualan sudah mengular sebelum acara tersebut dibuka secara resmi pada pukul 08.30 WIB.

Pada pelaksanaan GPM kali ini, komoditas yang paling menjadi primadona adalah beras. DKPP Kabupaten Kediri menyiapkan sedikitnya 4 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang langsung diserbu warga. Selain beras, masyarakat juga dapat menebus berbagai kebutuhan dapur lainnya seperti gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, telur ayam, hingga aneka produk hasil binaan UMKM Kabupaten Kediri.

Analis Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Kediri, Budi Setyo Kurniawan, menyampaikan bahwa program GPM menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam melindungi daya beli masyarakat.”Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, terutama di tengah kondisi harga pasar yang saat ini masih relatif tinggi,” jelas Budi.

Budi juga mencatat bahwa animo masyarakat terhadap program ini terus menunjukkan tren positif. Ia menyebutkan, sepanjang periode Juli hingga Agustus 2026, kegiatan serupa telah sukses diselenggarakan di 18 titik berbeda yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.Kehadiran pasar murah ini sangat disyukuri oleh masyarakat, salah satunya Fatmawati. Warga asal Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan ini mengaku sengaja datang sejak pagi buta bersama rekan-rekannya demi mendapatkan beras SPHP.”Saya beli dua sak beras karena harganya dinilai jauh lebih murah dibandingkan harga di toko maupun pasar biasa. Sangat membantu pengeluaran dapur,” ungkap Fatmawati.

Ke depannya, ia sangat berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat dijadikan agenda rutin pemerintah daerah. Dengan begitu, masyarakat kelas menengah ke bawah dapat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga miring. Di sisi lain, Pemkab Kediri juga memproyeksikan kegiatan ini mampu menjamin stok bahan pangan di pasaran agar terhindar dari potensi kelangkaan yang berujung pada kepanikan warga.

( Editor : Afif / Dinda )

Tags: berita kediriharga sembakoheadlineinfo kediriKediri
ShareTweetShare
Next Post
Diduga Dipicu Uap Bensin Disambar Api Dapur, Rumah dan Toko di Blitar Ludes Terbakar

Diduga Dipicu Uap Bensin Disambar Api Dapur, Rumah dan Toko di Blitar Ludes Terbakar

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .