Tulungagung, jurnalmataraman.com – Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Tulungagung dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) belakangan ini dinilai mengalami penurunan. Menyikapi hal tersebut, petugas gabungan menggelar razia simpatik yang tak hanya menjaring pelanggar, tetapi juga memberikan apresiasi unik berupa hadiah cokelat bagi para pengendara yang taat.
Operasi gabungan yang melibatkan personel Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Jasa Raharja ini digelar di Jalan Pahlawan, Tulungagung, pada Rabu siang. Pantauan di lokasi, seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di depan Stadion Rejoagung langsung diarahkan masuk ke halaman stadion. Di sana, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kelengkapan surat berkendara (SIM dan STNK), kelengkapan fisik kendaraan, hingga bukti tanda lunas PKB.
KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin, yang memimpin jalannya razia mengungkapkan bahwa operasi ini digelar khusus untuk mendongkrak kembali kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan tindakan tegas namun tetap humanis. “Bagi masyarakat yang diketahui menunggak PKB, kami langsung mengarahkan mereka untuk segera melakukan pelunasan di tempat. Sedangkan bagi pengendara yang tidak melengkapi surat-surat atau kelengkapan kendaraannya, kami berikan sanksi tilang,” tegas Iptu Zainudin.
Dari hasil razia yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut, petugas gabungan berhasil menjaring 15 pengendara yang menunggak pajak kendaraan. Selain itu, sebanyak 16 pengendara motor juga harus menerima sanksi tilang akibat pelanggaran lalu lintas. Menariknya, razia ini juga memberikan kejutan manis bagi para pengendara yang tertib. Mereka yang kedapatan tertib berlalu lintas, memiliki kelengkapan surat, dan tepat waktu membayar PKB langsung diberikan hadiah berupa satu bungkus cokelat oleh petugas. Apresiasi ini sempat membuat beberapa pengendara tersenyum dan mengapresiasi langkah kepolisian.
Ke depan, Iptu Zainudin memastikan bahwa kegiatan razia serupa akan terus dirutinkan setiap bulannya. “Harapan kami, dengan pendekatan ini masyarakat semakin sadar akan kewajibannya dalam membayar pajak secara tepat waktu, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga turut meningkat,” pungkasnya.
( Editor : Saldi / Loris )




