Kediri, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif di dunia kerja. Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Pemkab Kediri menggelar berbagai program pelatihan keterampilan gratis bagi warga di Balai Latihan Kerja (BLK) Bogokidul, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Dalam program kali ini, Disnaker Kabupaten Kediri membuka delapan bidang keahlian yang disesuaikan dengan tren pasar kerja dan industri. Bidang-bidang tersebut meliputi teknik pengelasan, barbershop, make-up artist (MUA), administrasi perkantoran, barista, digital marketing, teknik mesin sepeda motor, hingga kelas persiapan bahasa Jepang.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan, kelas persiapan bahasa Jepang menjadi salah satu program strategis yang ditawarkan. Program ini disiapkan khusus untuk memfasilitasi tenaga kerja lokal agar bisa menembus pasar kerja internasional di Negeri Sakura melalui kemitraan dengan International Manpower (IM) Jepang. “Pelatihan yang diselenggarakan disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga dipersiapkan agar mampu bekerja maupun membuka usaha secara mandiri setelah lulus,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut.
Mas Dhito juga menegaskan bahwa ukuran keberhasilan program ini bukan sekadar banyaknya peserta yang lulus dan mengantongi sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, indikator utamanya adalah sejauh mana para alumni mampu mengaplikasikan keterampilannya secara nyata di lapangan pekerjaan.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menyampaikan bahwa Pemkab Kediri berkomitmen penuh mendorong para lulusan pelatihan agar langsung terserap di dunia kerja atau berani memulai wirausaha mandiri. Program pelatihan di BLK Bogokidul ini menyasar warga berusia 18 hingga 30 tahun. Kuota setiap kelas dibatasi sekitar 20 peserta untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan fokus. Para peserta menjalani pelatihan intensif dari hari Senin hingga Sabtu pukul 07.30–15.15 WIB. Seluruh fasilitas dan biaya pelatihan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun oleh Pemkab Kediri.
( Editor : Arno / Erma )




