Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pantau Hari Pertama MPLS, Bupati Kediri Wanti-Wanti Sekolah Jangan Persulit Masalah Seragam

by M. Zainurofi
16 Juli 2026 | 12:27
Reading Time: 2 mins read
0
Pantau Hari Pertama MPLS, Bupati Kediri Wanti-Wanti Sekolah Jangan Persulit Masalah Seragam

Kediri, jurnalmatraman.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan atensi serius terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP di wilayahnya. Orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu mewanti-wanti pihak sekolah agar tidak mempersulit para orang tua murid terkait urusan seragam sekolah, terutama bagi keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Ketegasan tersebut disampaikan oleh Bupati yang akrab disapa Mas Dhito saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) meninjau pelaksanaan hari pertama MPLS di SMPN 2 Ngasem, Kabupaten Kediri, Kamis (16/7).

“Kami ingin memastikan tidak ada siswa yang kesulitan memperoleh seragam sekolah karena alasan ekonomi. Saya tegaskan, jika ada pihak sekolah yang mempersulit soal seragam ini, saya akan bertindak tegas,” ujar Mas Dhito di sela-sela kunjungannya, Kamis (16/7). Selain masalah seragam, Mas Dhito juga menyoroti fenomena sosial yang jamak terjadi di lingkungan sekolah. Ia menyayangkan masih ditemukannya sejumlah siswa baru yang kedapatan membawa sepeda motor sendiri ke sekolah. Padahal, para siswa SMP tersebut jelas belum cukup umur dan belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurut Mas Dhito, temuan siswa bawah umur yang mengendarai motor tanpa kelengkapan berkendara ini memerlukan perhatian serius dan sinergi mendalam antara pihak guru di sekolah serta orang tua di rumah. Di hadapan para peserta didik baru, Bupati muda ini menyempatkan diri memberikan motivasi dan wejangan. Ia meminta para siswa untuk rajin belajar, memanfaatkan gawai (gadget) secara bijak, menghormati orang tua, serta menjauhi segala bentuk perundungan (bullying).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhammat Mukhsin, menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan sepanjang masa orientasi sekolah berlangsung. Dinas Pendidikan memastikan seluruh lembaga sekolah di Kabupaten Kediri harus bebas dari praktik perundungan serta pungutan liar (pungli) yang tidak semestinya. Melalui pengawasan yang diperketat ini, Pemkab Kediri berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik baru dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

(Editor : Afif / Aqillah)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKediriSMPN 2 Ngasem
ShareTweetShare
Next Post
Imbas Ketatnya Persaingan dan Zonasi, SDN Tertek 1 Pare Kediri Hanya Terima Dua Siswa Baru

Imbas Ketatnya Persaingan dan Zonasi, SDN Tertek 1 Pare Kediri Hanya Terima Dua Siswa Baru

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .