Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

IJTI Kediri Gelar FGD Bahas Membangun Kepercayaan Publik Melalui Jurnalisme Positif

by Beny Kurniawan
5 November 2025 | 17:23
Reading Time: 2 mins read
0
IJTI Kediri Gelar FGD Bahas Membangun Kepercayaan Publik Melalui Jurnalisme Positif

Kediri, jurnalmataraman.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Kediri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Kepercayaan Publik Melalui Jurnalisme Positif” di Hotel Merdeka, Kota Kediri, Rabu siang (5/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari Dewan Pers, Muhammad Jazuli, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers. Dalam pemaparannya, Jazuli menegaskan bahwa jurnalisme positif bukan berarti media hanya menampilkan berita yang menyenangkan, melainkan bagaimana jurnalis mampu memperhitungkan dampak sosial dari setiap pemberitaan.

“Jurnalisme positif bukan sekadar memberitakan hal-hal yang baik saja, tetapi juga harus mempertimbangkan implikasi sosial dari berita yang dibuat. Pemberitaan seharusnya tidak menimbulkan dampak buruk terhadap kondisi masyarakat,” ujar Muhammad Jazuli.

Ia menjelaskan bahwa kepercayaan publik terhadap media saat ini menghadapi tantangan besar yang bersumber dari faktor eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, perkembangan media sosial dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dinilai turut memengaruhi menurunnya kepercayaan publik terhadap media arus utama. Sementara dari sisi internal, sejumlah media justru ikut terjebak pada tren viral di media sosial tanpa melalui proses verifikasi dan kaidah jurnalistik yang benar.

“Untuk itu, para insan pers perlu memperkuat kembali kepercayaan publik dengan menghadirkan berita yang berimbang, akurat, dan berkualitas. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai jurnalis,” tambah Jazuli.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti berbagai permasalahan di daerah terkait praktik ketidakprofesionalan wartawan. Publik diharapkan berani melapor ke Dewan Pers jika menemukan adanya penyalahgunaan profesi atau praktik jurnalistik yang merugikan masyarakat.

Sementara itu, Ketua IJTI Korda Kediri Roma Duwi Juliandi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggapan atas banyaknya masukan dari berbagai instansi dan masyarakat terkait maraknya praktik penyalahgunaan profesi jurnalis.

“Melalui forum ini, kami berharap para narasumber dan peserta dapat berperan aktif dalam mengawasi praktik jurnalisme di daerah serta ikut membangun kepercayaan publik melalui jurnalisme positif,” jelas Roma.

Forum diskusi ini diikuti oleh puluhan jurnalis televisi, media cetak, dan daring dari wilayah Kediri Raya, serta sejumlah perwakilan instansi pemerintah daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat etika dan profesionalisme jurnalis di tingkat daerah.

(Editor : Wahyu Adi)

Bagikan di Media Sosial
Tags: Dewan PersDiskusi JurnalismeEtika PersFGDHotel Merdeka KediriIJTI KediriJurnalisme PositifKedirikediri rayaKepercayaan PublikMediaMuhammad JazuliRoma Duwi Juliandiwartawan
ShareTweetShare
Next Post
KAI Daop 7 Madiun Umumkan Perubahan Nomor WhatsApp Layanan Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Umumkan Perubahan Nomor WhatsApp Layanan Pelanggan

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .