Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Rencana Rehabilitasi Jembatan Semampir, Dishub Kediri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus

by redaksi jurnal mataraman
11 September 2025 | 09:37
Reading Time: 3 mins read
0
Rencana Rehabilitasi Jembatan Semampir, Dishub Kediri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus

Kediri, jurnalmataraman.com  – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus menyusul rencana rehabilitasi Jembatan Semampir. Penutupan jembatan dijadwalkan berlangsung mulai 15 September hingga 12 November 2025.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali Kementerian Pekerjaan Umum yang digelar pada 22 Agustus 2025 di Sidoarjo. Dishub Kota Kediri kemudian menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Satlantas Polres Kediri Kota serta Satker UPT Terminal Tamanan.

Kepala Dishub Kota Kediri Didik Catur, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah rute alternatif serta lokasi pemasangan rambu pengalihan arus. “Rute alternatif ini berlaku untuk angkutan bus antar kota dalam provinsi maupun antar provinsi, angkutan barang dan angkutan umum lainnya. Kami bersama Satlantas juga akan meningkatkan operasi di lapangan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” terangnya.

Dishub juga akan mengoptimalkan peran Area Traffic Control System (ATCS) di Pusat Pengendali Lalu Lintas untuk memantau pergerakan kendaraan dan mencegah kemacetan di pusat kota. Didik menambahkan evaluasi kondisi lalu lintas akan dilakukan setelah penutupan diberlakukan.

Adapun rute alternatif yang disiapkan antara lain:

  • Surabaya – Tulungagung (bus dan angkutan barang): Jl. Mayor Bismo – Jl. Mayjend Sungkono – Jl. Diponegoro – Jl. Hasanudin – Jl. Teuku Umar – Jl. Ahmad Yani – Jl. Letjend Suprapto – Jl. DI Panjaitan – Jl. Kapten Tendean – Jl. Supersemar – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Sersan Suharmaji – Tulungagung.
  • Tulungagung – Kertosono – Surabaya (bus dan angkutan barang): Tulungagung – Jl. Sersan Suharmaji – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Super Semar – Jl. Kapten Tendean – Jl. Letjend Supratman – Jl. MT Haryono – Jl. Brigjen Katamso – Jl. BP Sudirman – Jl. Yos Sudarso – Jl. Mayjend Sungkono – Jl. Mayor Bismo – Surabaya.
  • Tulungagung – Pare – Surabaya (angkutan barang): Tulungagung – Jl. Sersan Suharmaji – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Super Semar – Jl. Kapten Tendean – Jl. DI Panjaitan – Jl. Imam Bahri – Jl. Raya Tugurejo – Simpang Lima Gumul – Jl. Raya Kediri–Pare – Pare – Surabaya.
  • Kediri/Tulungagung – Nganjuk: Jl. Sersan Suharmaji – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Super Semar – Jl. Kapten Tendean – Jl. Letjend Supratman – Jl. MT Haryono – Jl. Brigjen Katamso – Jl. Bandar Ngalim – Jl. Agus Salim – Jl. Semeru – Jl. Dr. Sahardjo – Jl. Suparjan Mangunwijaya – Jl. Ahmad Dahlan – Jl. Gatot Subroto – Jl. Sersan Bahrun – Nganjuk.
  • Nganjuk – Kediri/Tulungagung: Nganjuk – Jl. Sersan Bahrun – Jl. Gatot Subroto – Jl. Ahmad Dahlan – Jl. Suparjan Mangunwijaya – Jl. Dr. Sahardjo – Jl. Semeru – Jl. Agus Salim – Jl. Bandar Ngalim – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Sersan Suharmaji – Tulungagung.

Didik mengimbau para pengguna jalan, khususnya angkutan umum dan barang, agar mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang. “Jangan sampai penutupan ini menimbulkan kemacetan di Kota Kediri,” tegasnya.

Sementara itu, Mahatma Manurung PPK 2.1 BBPJN Jawa Timur–Bali Kementerian Pekerjaan Umum, menuturkan bahwa rehabilitasi jembatan yang dibangun sejak 1992 ini penting dilakukan. Menurutnya, meskipun nilai kondisi jembatan masih layak dilalui, terdapat perubahan struktur akibat pergeseran tanah sungai serta beban jalan yang berlebih.

“Secara visual terdapat lendutan pada permukaan aspal. Perbaikan akan difokuskan pada penyekrapan aspal, perbaikan retakan, serta penanganan celah pada struktur jembatan agar tidak melebihi lima sentimeter,” jelas Mahatma.

Dengan adanya rehabilitasi ini, diharapkan Jembatan Semampir yang memiliki panjang 290 meter dapat kembali berfungsi optimal serta aman dilalui masyarakat.

(Editor : Wahyu Adi)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineKedirikota Kediri
ShareTweetShare
Next Post
Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Gelar Sembahyang Rebutan dan Bagikan Tiga Ribu Paket Sembako

Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Gelar Sembahyang Rebutan dan Bagikan Tiga Ribu Paket Sembako

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .