Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Diterjang Banjir Bandang Kawasan Wisata Pantai Gemah Alami Kerusakan Parah

by Agus Bondan
5 Juni 2025 | 12:34
Reading Time: 2 mins read
0
Diterjang Banjir Bandang Kawasan Wisata Pantai Gemah Alami Kerusakan Parah

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah pesisir selatan Kabupaten Tulungagung pada Rabu (4/6) malam hingga Kamis dini hari (5/6), menyebabkan banjir bandang yang merusak kawasan wisata Pantai Gemah, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki. Akibatnya, sejumlah lapak pedagang rusak, kendaraan dinas terjebak lumpur, dan bibir pantai mengalami abrasi di beberapa titik.

Menurut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lejar Misuwur Pantai Gemah, Imam Rojikin, banjir tidak hanya merusak fasilitas wisata, tetapi juga menyisakan tumpukan sampah yang memenuhi sepanjang garis pantai. Ia menyebut curah hujan malam itu sebagai yang terderas sepanjang tahun 2025 ini.

“Beberapa lapak roboh tersapu banjir, dan dua kendaraan milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur terjebak dalam lumpur cukup dalam,” kata Rojikin.

Tak hanya itu, abrasi yang disebabkan oleh derasnya aliran air memperparah kondisi pantai. Abrasi menggerus pasir di sejumlah titik, menimbulkan kekhawatiran bagi para pengelola wisata dan warga sekitar akan keselamatan pengunjung serta potensi kehilangan lahan pantai secara permanen.

Untuk membantu pemulihan, pihak pengelola Pantai Gemah mendapatkan bantuan tiga unit alat berat dari Perum Jasa Tirta I. Alat-alat tersebut digunakan untuk menyingkirkan tumpukan sampah, memperbaiki struktur lapak, dan merapikan bagian pantai yang terdampak abrasi.

Namun, menurut Rojikin, persoalan seperti ini bukan hal baru. Setiap musim penghujan, Pantai Gemah selalu mengalami limpahan banjir, abrasi, dan timbunan sampah dari aliran sungai maupun kiriman gelombang laut.

“Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah, terutama dalam bentuk bantuan alat berat atau anggaran operasional rutin. Kami mengusulkan setidaknya Rp100 juta setiap tahun untuk penanganan sampah dan abrasi,” tambahnya.

Pantai Gemah sendiri merupakan salah satu destinasi wisata andalan di pesisir selatan Tulungagung yang ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Dengan kondisi seperti ini, dikhawatirkan daya tarik wisata akan menurun jika penanganan tidak segera dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

(Editor : Nando & Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: banjir bandangdinas sosial provinsi jawa timurinfo tulungagungpantai gemahtulungagung terkini
ShareTweetShare
Next Post
Permintaan Asah Pisau Di Blitar Meningkat Jelang Idul Adha

Permintaan Asah Pisau Di Blitar Meningkat Jelang Idul Adha

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .