Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

“Jenengku Sugeng”, Komunitas Unik yang Satukan Ribuan Orang Bernama Sugeng

by Editor
25 Mei 2025 | 10:38
Reading Time: 2 mins read
0
“Jenengku Sugeng”, Komunitas Unik yang Satukan Ribuan Orang Bernama Sugeng

Kediri, jurnalmataraman.com — Siapa yang tak kenal nama Sugeng? Nama yang kerap kali kita dengar, bahkan bisa jadi salah satu nama paling populer di Indonesia, sejajar dengan Agus, Asep, atau Endang. Namun, siapa sangka, dari sebuah nama yang umum ini lahirlah sebuah komunitas yang unik dan penuh rasa kekeluargaan Paguyuban Sugeng.

Paguyuban ini bukan sekadar kelompok sosial biasa. Seluruh anggotanya memiliki satu kesamaan yang mencolok: mereka semua memiliki unsur nama “Sugeng”. Dari penjuru tanah air, anggota komunitas ini kini mencapai lebih dari 3.000 orang dan terus bertambah. Dan seperti jargonnya, “Jenengku Sugeng” (Namaku Sugeng), komunitas ini hadir sebagai bentuk kebanggaan atas nama yang melekat pada identitas mereka.

Baru-baru ini, Paguyuban Sugeng Regional Jawa Timur menggelar acara spesial memperingati ulang tahun ke-11 di Wisma Betlehem, Pohsarang, Kediri. Lebih dari sekadar perayaan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan bakti sosial.

“Acara ini bukan hanya untuk merayakan ulang tahun, tapi juga untuk memperkuat rasa persaudaraan antar Sugeng se-Jawa Timur, selain itu kami ingin memberi warna positif, tidak hanya kumpul-kumpul, tapi juga berbagi manfaat untuk masyarakat.” ujar Sugeng Edi Ridwan Ketua Korwil Jatim.

Sementara itu, Sugeng Suratno, Ketua Umum Paguyuban Sugeng Nasional, menyampaikan rasa bangganya terhadap kekompakan regional Jawa Timur. Ia menyebut wilayah ini sebagai contoh paguyuban yang aktif dan solid.

“Syukur alhamdulillah, kekompakan ini menjadi bukti bahwa persaudaraan tidak harus sedarah. Dengan nama yang sama, kami bisa saling merangkul dan berbagi manfaat. Harapannya, ke depan, kegiatan sosial dan ekonomi bisa terus dikembangkan,” ungkapnya.

Bagi para Sugeng, ini bukan hanya tentang nama, tapi tentang makna persaudaraan yang luas dari satu nama, tumbuh ribuan cerita.

(Editor : Nando & Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: paguyuban sugengsugengsugeng jenengku
ShareTweetShare
Next Post
Cuaca Ekstrem Ancam Budidaya Ikan Cupang di Kota Kediri

Cuaca Ekstrem Ancam Budidaya Ikan Cupang di Kota Kediri

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .