Kediri, jurnalamataraman.com — Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas kesehatan yang bertugas di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan selama libur Lebaran 2025. Evaluasi ini dilakukan guna mengoptimalkan pelayanan kesehatan di lapangan, terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, secara umum kinerja petugas dinilai baik. Ratusan pemudik telah mendapatkan layanan kesehatan di pos-pos tersebut, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Sebagian besar keluhan masyarakat adalah kelelahan akibat perjalanan jauh. Petugas kesehatan kami tanggap dan memberikan layanan yang maksimal,” ujar Ahmad Khotib.
Selain di pos-pos pelayanan, Dinas Kesehatan juga melakukan pengecekan secara menyeluruh di seluruh puskesmas dan rumah sakit di wilayah Kabupaten Kediri. Fokus utamanya adalah mendeteksi kemungkinan peningkatan kasus penyakit pasca Idulfitri, terutama gangguan pencernaan yang umum terjadi setelah konsumsi makanan berat saat lebaran.
Ahmad Khotib juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di masa pasca-lebaran, terlebih saat cuaca hujan yang cukup tinggi seperti saat ini.
“Kami imbau masyarakat untuk menjaga pola makan, istirahat cukup, dan tetap berolahraga. Cuaca seperti ini rawan penyakit seperti demam berdarah, jadi tetap waspada,” tegasnya.
Upaya preventif dan evaluatif ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dalam memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga, tidak hanya saat libur Lebaran, tetapi juga dalam jangka panjang.
(editor : Trias M.A)



