Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Lonjakan Kasus PMK Di Trenggalek, 79 Sapi Terjangkit PMK

by Hammam Defa
3 Januari 2025 | 13:48
Reading Time: 2 mins read
0
Lonjakan Kasus PMK Di Trenggalek, 79 Sapi Terjangkit PMK

Pengecekan Sapi Dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ( Foto : Hammam Defa )

Trenggalek, jurnalmataraman.com – Sejak akhir tahun 2024, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Trenggalek mengalami lonjakan yang signifikan. Dinas Peternakan Trenggalek mencatat, hingga saat ini, total 79 ekor sapi terjangkit PMK. Penyebaran penyakit ini terjadi di tujuh kecamatan, di antaranya Gandusari, Tugu, Suruh, Karangan, Dongko, Pogalan, dan Kota Trenggalek.

Lonjakan kasus PMK ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu, kebersihan hewan yang kurang terjaga, serta lalu lintas hewan ternak yang sangat berisiko menjadi media penyebaran penyakit. Gejala PMK pada sapi yang terjangkit biasanya meliputi luka pada mulut dan kuku, demam tinggi, dan penurunan nafsu makan.

Dari 79 ekor sapi yang terinfeksi, 3 ekor terpaksa dipotong paksa dan 1 ekor sapi mati. Saat ini, Dinas Peternakan Trenggalek sedang melakukan pengobatan terhadap hewan-hewan ternak yang terjangkit PMK untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Ririn Hari Setiani, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Trenggalek, berharap kepada pemerintah pusat agar kembali menyediakan stok vaksin PMK sebagai langkah pencegahan yang sangat dibutuhkan untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini.

“Kalau sudah ada satu kandang yang sakit, kemudian kendang sapi yang lainnya belum bergejala, itu juga sudah banyak yang dijual, faktor seperti ini yang cepat menular karena sebelumnya sudah tertular, tapi belum menunjukkan gejala,” ungkap Ririn Hari Setiani, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Trenggalek.

Pihaknya berharap PMK bisa segera teratasi di Kabupaten Trenggalek.

Editor : Fikri Fadhlul

Ikuti WhatsApp Channel JTV Kediri dan dapatkan informasi terbaru dengan klik link berikut s.id/jtvkediriwa

Bagikan di Media Sosial
Tags: Dinas Peternakan TrenggalekheadlineTrenggalek
ShareTweetShare
Next Post
Dishub Tulungagung Berlakukan Pembayaran Parkir Sistem QRIS

Dishub Tulungagung Berlakukan Pembayaran Parkir Sistem QRIS

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .