Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pencopet Beraksi, Saat Acara Rebutan Tumpeng Hari Jadi Tulungagung

by Editor
18 November 2024 | 17:12
Reading Time: 2 mins read
0
Pencopet Beraksi, Saat Acara Rebutan Tumpeng Hari Jadi Tulungagung

Upacara Adat Bersih Nagari yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-819 Kabupaten Tulungagung berlangsung meriah pada Minggu (17/11). (foto : Agus Bondan )

Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Upacara Adat Bersih Nagari yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-819 Kabupaten Tulungagung berlangsung meriah pada Minggu (17/11). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti prosesi puncak acara yang dimulai dengan kirab pataka dan tumpeng dari Kantor Bupati Tulungagung menuju Pendapa Agung Kongas Arum Kusumaning Bangsa.

“ Nggak dapat apa-apa pak, tidak pernah rebutan sama sekali masih sekali ini, dan ini tadi pas lewat sekalian ikutan.” ujar Rini warga

Dalam acara tersebut, tumpeng yang berisi nasi, ayam, buah, dan aneka hasil bumi disajikan sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan. Namun, kehebohan terjadi saat warga yang sudah tidak sabar langsung menyerbu tumpeng meskipun acara belum selesai. Keriuhan ini justru dimanfaatkan oleh pelaku pencopetan, yang menyebabkan seorang warga, Nadya, melaporkan kehilangan handphone saat ikut berebut tumpeng.

Kepada wartawan, Nadya mengungkapkan bahwa ia baru menyadari kehilangan handphone miliknya setelah kerumunan reda. “Saya tidak tahu siapa yang mencopet, yang jelas saya merasa sangat kesal karena kehilangan barang berharga di tengah acara yang seharusnya menjadi momen kebersamaan.” Ujar Nadya Korban Copet

Meski insiden pencopetan tersebut menjadi catatan, acara utama berlangsung lancar. Upacara tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan tari kolosal Reyog Kendang khas Tulungagung, yang semakin mempererat ikatan budaya di kalangan masyarakat.

Penjabat Bupati Tulungagung, dalam sambutannya, berharap peringatan Hari Jadi ke-819 ini dapat menjadi momentum untuk bangkit bersama dalam memajukan daerah. “Mari kita jadikan hari jadi ini sebagai sarana untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan pembangunan daerah Tulungagung, dan memanfaatkan sumber daya, ada kemudian mengajak partisipasi semua masyarakat” Heru Suseno  PJ Bupati Tulungagung 

Upacara Adat Bersih Nagari ini tak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap tradisi dan kebudayaan lokal. Masyarakat berharap agar acara seperti ini dapat terus dilestarikan dan memberikan dampak positif bagi perkembangan Tulungagung ke depan.

Penulis : Agus Bondan

Editor : Lailatul Mysrh

Ikuti WhatsApp Channel JTV Kediri dan dapatkan informasi terbaru dengan klik link berikut s.id/jtvkediriwa

Bagikan di Media Sosial
Tags: HariJadiTulungagungheadlineTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Ratusan Warga Satak Demo Ke Perhutani Kediri Dan Sempat Blokir Jalan

Ratusan Warga Satak Demo Ke Perhutani Kediri Dan Sempat Blokir Jalan

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .