Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

5 Kecamatan Di Kabupaten Tulungagung Berpotensi Kekeringan

by Editor
30 Mei 2022 | 16:27
Reading Time: 2 mins read
0
5 Kecamatan Di Kabupaten Tulungagung Berpotensi Kekeringan

Tulungagung, Jurnalmataraman.com, Mendekati musim kemarau, masyarakat di Tulungagung harus pandai-pandai menghemat air. Pasalnya, ada lima kecamatan di Tulungagung yang masuk dalam wilayah rawan kekeringan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Soeroto mengatakan, saat ini di Tulungagung sudah mulai memasuki musim kemarau. Berdasarkan data, setidaknya ada lima kecamatan di Tulungagung rawan dilanda kekeringan.

“Lima kecamatan yang rawan kekeringan adalah, Kecamatan Pucanglaban, Tanggunggunung, Kalidawir, Campurdarat dan Rejotangan,” tuturnya.

Soeroto menjelaskan, ke lima kecamatan itu memang sering dilanda kekeringan pada tiap tahunnya. Hal itu disebabkan karena kondisi sumber mata air di daerah tersebut sudah banyak yang hilang.

“Jadi apabila sudah pertengahan musim kemarau daerah tersebut selalu mengalami kekeringan. Sehingga membuat masyarakat kekurangan pasokan air bersih,” jelasnya.

Menurut Soeroto, daerah yang mengalami kekeringan itu disebabkan karena sebagian besar fungsi hutan sudah beralih. Bagaimana tidak, banyak pohon yang seharusnya dapat menampung cadangan air disekitar sumber mata air hilang, karena ditebangi.

“Karena banyak pohon disekitar sumber air yang ditebangi, membuat hilangnya penyimpanan air. Sehingga ketika masuk musim kemarau, kondisi air di sumber mata air sudah mengering,” ujarnya.

Untuk mengatasi kekeringan di lima kecamtan tersebut, pihaknya akan menyiapkan droping air bersih kepada masyarakat secara bergantian. Dengan droping air bersih, kebutuhan minum serta memasak bisa terpenuhi.

“Biasanya setiap warga akan mendapatkan jatah mulai dari 10 liter hingga 25 liter. Biasanya air bersih itu mereka gunakan untuk minum, memasak dan mencuci. Kami mengimbau bagi masyarakat yang sudah mengalami kekeringan untuk segera melapor ke BPBD Tulungagung,” pungkasnya. (mj/ham)

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung Tertunda. Ini Penyebabnya.

Revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung Tertunda. Ini Penyebabnya.

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .