Trenggalek, jurnalmataraman.com – Warga Trenggalek digegerkan dengan beredarnya video dugaan kekerasan terhadap seorang perempuan di media sosial. Korban berinisial DW (23) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menenggak cairan berbahaya jenis obat rumput.
Video berdurasi 44 detik itu memperlihatkan seorang pria mengenakan kaus bertuliskan “Samapta” melakukan pemukulan berulang kali terhadap seorang perempuan. Berdasarkan narasi yang beredar, peristiwa tersebut disebut terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Tak lama setelah kejadian itu, DW dilaporkan menenggak obat rumput. Korban sempat mendapat perawatan di puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/3/2026).
Hingga kini, pihak kepolisian menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan penganiayaan dalam video tersebut. Meski demikian, proses penyelidikan tetap dilakukan.
Kasi Humas Polres Trenggalek AKP Katik menjelaskan, pihaknya tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta kejadian, termasuk melibatkan tim medis guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Katik menambahkan, pria dalam video yang mengenakan kaus bertuliskan “Samapta” dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum di Polres Trenggalek.
(Editor : Saldi)



