Tulungagung, jurnalmataraman.com – Ratusan warga memadati bazar sembako murah yang digelar Wanita Theravada Indonesia (Wandani) Tulungagung di serambi Vihara Buddha Loka, Minggu. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-30 Wandani, sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat dan korban bencana alam.
Bazar sembako murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Antusiasme warga tampak sejak pagi hari, mengingat harga bahan pangan di pasaran saat ini cenderung mengalami kenaikan.
Panitia menyediakan sebanyak 400 paket sembako dengan harga Rp. 40.000 dan 600 paket sembako seharga Rp. 100.000. Selain itu, panitia juga melayani pembelian sembako secara eceran dengan nilai minimal Rp. 50.000 agar masyarakat dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Pengurus Wandani Tulungagung, Fanny Krisyanti menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tetapi juga menggalang kepedulian bagi korban bencana banjir.
“Sebagian dari hasil penjualan sembako ini akan kami sumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Aceh dan Sumatera. Ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas kami,” ujar Fanny Krisyanti.
Sementara itu, salah seorang warga, Heri mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar sembako murah tersebut. Menurutnya, perbedaan harga yang cukup signifikan membuat bazar ini meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
“Harga di sini lebih murah dibandingkan di pasar. Di tengah harga sembako yang naik, bazar seperti ini sangat membantu meskipun pembelian minimal Rp50.000,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Wandani Tulungagung berharap dapat terus menebar manfaat bagi masyarakat luas sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, terutama bagi warga yang tengah menghadapi musibah bencana alam.
(Editor : Dzaki & Wahyu Adi)



