Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Terlanjur Santap Menu MBG Bermasalah, 10 Siswa SLB Negeri 1 Kota Blitar Diduga Keracunan

by redaksi jurnal mataraman
17 September 2026 | 12:22
Reading Time: 2 mins read
0
Terlanjur Santap Menu MBG Bermasalah, 10 Siswa SLB Negeri 1 Kota Blitar Diduga Keracunan

BLITAR, jurnalmataraman. com – Sebanyak 10 siswa berkebutuhan khusus dari SLB Negeri 1 Kota Blitar mendadak harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat diduga mengalami keracunan makanan. Insiden tersebut terjadi usai para siswa menyantap paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Peristiwa bermula saat kiriman menu MBG tiba di lingkungan sekolah seperti biasa sekitar pukul 09.00 WIB. Pihak sekolah sebenarnya sempat menerima pemberitahuan susulan dari pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bahwa paket makanan yang dikirimkan tersebut ternyata tidak layak konsumsi.

Namun, peringatan tersebut datang terlambat. Sebanyak 10 orang siswa terlanjur mengonsumsi makanan bermasalah itu hingga tak lama kemudian mulai menunjukkan gejala keracunan. Pihak sekolah yang panik melihat kondisi para murid langsung bergegas melarikan mereka ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Kami langsung bergerak cepat melarikan anak-anak menuju layanan kesehatan terdekat begitu mereka menunjukkan gejala keracunan,” terang Yulia, salah seorang guru SLB Negeri 1 Kota Blitar.

Sebagian besar korban langsung dibawa ke Puskesmas Kepanjenkidul untuk mendapat pertolongan pertama. Namun, lantaran ruang Unit Gawat Darurat (UGD) puskesmas setempat tidak muat menampung seluruh pasien, satu siswa terpaksa dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Agus Saptono membenarkan adanya penanganan satu siswa rujukan dari puskesmas tersebut. Pihaknya langsung memberikan tindakan medis darurat begitu pasien tiba di rumah sakit.

“Satu siswa dilarikan ke rumah sakit kami karena ruang UGD Puskesmas Kepanjenkidul penuh. Beruntung pasien berhasil ditangani dengan cepat dan sudah diperbolehkan pulang pada hari yang sama,” jelas Agus Saptono.

Saat ini, seluruh siswa yang sempat menjalani perawatan medis dilaporkan telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing setelah kondisinya membaik. Sementara itu, indikasi pasti pemicu keracunan masih dalam proses penyelidikan dan uji laboratorium oleh Dinas Kesehatan Kota Blitar. ( Qithfirul Aziz )

( Editor : Trias / Firman )

Tags: Blitarheadlineinfo blitarkeracunanmbg
ShareTweetShare
Next Post
Kamis Asik Sambangi Puncu, Ratusan Warga Serbu Layanan Administrasi Kependudukan

Kamis Asik Sambangi Puncu, Ratusan Warga Serbu Layanan Administrasi Kependudukan

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .