Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tembakau Pilesan Khas Tulungagung Banyak Diminati Pedagang Jawa Tengah 

by Agus Bondan
7 Oktober 2024 | 12:49
Reading Time: 2 mins read
0
Tembakau Pilesan Khas Tulungagung Banyak Diminati Pedagang Jawa Tengah 

Tembakau pilesan yang diminati Pedagang. ( Foto : Agus Bondan )

Tulungagung, Jurnalmataraman. com – Bagi Para Petani Tembakau di Desa Gempolan,  Kecamatan Pakel, Tulungagung, musim panen Tahun 2024 ini, mengolah hasil panen sendiri dinilai lebih menguntungkan dibanding menjual Daun Tembakau Basah. Salah satu produk pengolahan Tembakau yang banyak diminati, adalah Tembakau Pilesan.

Slamet Petani Tembakau mengatakan untuk menghasilkan Tembakau Pilesan yang berkualitas, Daun Tembakau setelah di panen lalu diperam selama 3 hari. Selanjutnya, Daun Tembakau dirajang atau di iris tipis tipis. Setelah dirajang, Tembakau akan melalui proses piles atau diinjak-injak. Setelah dipiles, tembaku kemudian dijemur di atas anyaman bambu. Jika cuaca panas sepanjang hari, proses pengeringan Tembakau Pilesan membutuhkan waktu dua hari.

“Untuk kendala, bila ada musim hujan proses pengeringan memakan waktu lebilh lama,” kata Slamet Petani Tembakau.

Lebih lanjut, ia menjelaskan proses yang membedakan dengan pengolahan Tembakau biasa, pada saat kering Tembakau Pilesan akan berwarna coklat kehitaman. Pada saat penjemuran, tembakau akan disemprot menggunakan air gula. Hal tersebut bertujuan agar warna Tembakau menjadi lebih menarik dan mengkilap. Tembakau Pilesan dari Desa Gempolan banyak dicari para Pedagang Tembakau dari Daerah Jawa Tengah.

“Untuk saat ini Tembakau kering diambil Tengkulak dari Jawa Tengah, dari Kota Salatiga, Solo, Boyolali. Untuk saya setiap 2 hari sekali itu 3,5 Kuintal sampai 4 Kuintal daun kering, untuk daunnya sekitar 2,1 Ton bila kering menjadi 3,5 Kuintal, rendemennya termasuk sedang,” tambahnya.

Slamet menambahkan, harga Tembakau di tahun 2024 ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

“Pada masa panen tahun 2023 lalu harga Tembakau Pilesan kering mencapai harga 100 Ribu Rupiah Per Kilogram, pada masa panen kali ini harga berada di kisaran 60 hingga 65 Ribu Rupiah Per Kilogram,” pungkasnya.

Penulis : Agus Bondann

Editor : Intania Agustin

Ikuti WhatsApp Channel JTV Kediri dan dapatkan informasi terbaru dengan klik link berikut s.id/jtvkediriwa

Bagikan di Media Sosial
Tags: Desa Gempolan TulungagungheadlineMusim Panenpara Pedagang TembakauPetani TembakauTEMBAKAUTembakau PilesanTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Harga Cabai di Blitar Anjlok Petani Gigit Jari

Harga Cabai di Blitar Anjlok Petani Gigit Jari

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .