Madiun, jurnalmataraman.com – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Madiun memastikan ketersediaan darah saat ini dalam kondisi aman. Dengan kapasitas penyimpanan mencapai 700 hingga 800 kantong, kebutuhan transfusi darah bagi masyarakat yang membutuhkan dapat tetap terpenuhi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah darah yang masih dalam masa karantina tercatat sebanyak 79 kantong. Sementara itu, darah sehat yang siap digunakan mencapai 392 kantong. Dari jumlah tersebut, darah yang sudah berstatus release atau siap distribusi mencapai 253 kantong. Rinciannya, golongan darah A sebanyak 56 kantong, golongan darah B 102 kantong, golongan darah O 78 kantong, dan golongan darah AB 17 kantong.
Kepala Bagian Pelayanan UDD PMI Kabupaten Madiun, Dony Dwi Setyawan, menyatakan bahwa pihaknya terus menjaga kualitas serta ketersediaan darah untuk pasien di rumah sakit. “Kami pastikan stok darah aman dan bisa memenuhi kebutuhan transfusi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu relawan donor darah, H. Sujitno, yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 77 kali, mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian sosial. “Sedekah tidak selalu berupa harta benda, melainkan juga bisa berupa setetes darah yang sangat bermanfaat bagi sesama,” katanya.
Dengan kondisi stok darah yang masih aman, UDD PMI Kabupaten Madiun berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah terus meningkat. Kesadaran bersama diharapkan mampu menjaga ketersediaan darah agar tidak terjadi kekurangan, sehingga kebutuhan pasien di rumah sakit selalu dapat terpenuhi.
(Editor : Wahyu Adi)



