Jombang, jurnalmataraman.com – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali mewarnai ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Sebuah bus malam PO Sudiro Tunggal Jaya rute Magetan-Surabaya mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di KM 686+700 A pada Kamis (21/5) pagi.
Kerasnya benturan membuat bus bernopol AE 7264 UP tersebut terpental hingga melintang dan menutup sebagian lajur arah sebaliknya (jalur Surabaya menuju Madiun).
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah Madiun menuju Surabaya. Setibanya di lokasi kejadian, laju bus mendadak oleng tak terkendali hingga akhirnya menghantam keras median pembatas jalan dan terguling ke jalur berlawanan. “Dugaan sementara, kecelakaan ini dipicu oleh sopir yang mengantuk (microsleep) sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto.
Akibat insiden nahas tersebut, sedikitnya 10 korban harus dilarikan ke RSUD Jombang guna mendapatkan pertolongan medis. Rinciannya, dua orang mengalami luka berat, sementara delapan lainnya menderita luka sedang hingga ringan.
Dikonfirmasi secara terpisah, Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran, memastikan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan dari tim medis secara cepat. “Sebagian korban saat ini harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka patah tulang akibat benturan keras,” jelas dr. Puji.
Hingga Kamis siang, bangkai bus raksasa tersebut masih dalam proses evakuasi. Petugas telah menerjunkan armada derek khusus untuk menarik badan bus agar arus lalu lintas di Tol Jomo dapat kembali normal sepenuhnya. Saat ini, penanganan perkara laka lantas tersebut telah diambil alih oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang.
(Editor : Saldi / Zahra)



