Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Rumah Terbelah Akibat Tanah Gerak di Trenggalek

by Hammam Defa
20 November 2025 | 10:00
Reading Time: 2 mins read
0

Trenggalek, jurnalmataraman.com – Bencana tanah gerak yang melanda Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, menyebabkan sebuah rumah milik Bari (72) mengalami kerusakan parah. Setiap kali hujan turun, retakan pada bangunan semakin melebar sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah.

Retakan besar terlihat memanjang dari bagian depan hingga belakang rumah. Lebarnya mencapai sekitar 30 sentimeter dengan kedalaman lebih dari 2,5 meter. Di bagian samping rumah, kondisi tampak semakin mengkhawatirkan karena tanah yang ambles membuat sebagian bangunan terlihat menggantung.

Kerusakan akibat tanah gerak ini telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Namun, kondisi paling berat terjadi pada pekan lalu ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Selain memperluas retakan tanah yang labil juga terus bergerak, sehingga setiap hujan kembali memperparah kondisi struktur bangunan.

Meski situasi rumah membahayakan, Bari bersama istri, anak, menantu, dan cucunya memilih tetap bertahan tinggal di rumah mereka. Ia mengaku belum bersedia mengungsi karena berbagai alasan yang berkaitan dengan kenyamanan dan keperluan keluarga.

Pemerintah Desa Jombok menilai kerusakan rumah Bari tergolong cukup parah. Kepala Desa Jombok Nursalam, mengimbau keluarga tersebut untuk mengungsi demi menghindari risiko yang lebih serius. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut penting terutama saat hujan turun lebat.

Pemerintah desa juga akan terus memantau perkembangan pergerakan tanah di lokasi tersebut. Jika kondisi tanah kembali stabil, Bari dan keluarganya dapat tetap tinggal di rumah itu. Namun apabila pergeseran tanah semakin parah dan mengancam keselamatan warga, pihak desa memastikan relokasi akan menjadi langkah yang harus ditempuh.

( Editor : Enjelia & Wahyu )

Bagikan di Media Sosial
Tags: bencanatanahgerakberitaterkinidesajombokINFOJTVinfotrenggalek
ShareTweetShare
Next Post
Lestarikan Permainan Tradisional, Ratusan Guru di Blitar Ikuti Lomba Klompen

Lestarikan Permainan Tradisional, Ratusan Guru di Blitar Ikuti Lomba Klompen

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .