Kediri, jurnalmataraman.com – Aksi demonstrasi yang digelar ratusan massa di Kota Kediri pada Sabtu (31/8) sore berakhir ricuh. Massa yang semula berkumpul di Bundaran Sekartaji, beralih melakukan perusakan di Markas Polres Kediri Kota hingga berujung pada pembakaran Gedung DPRD Kota Kediri.
Kericuhan mulai pecah saat massa melakukan pelemparan batu ke arah Mapolres Kediri Kota. Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, termasuk kaca jendela dan kendaraan dinas yang terparkir di sekitar lokasi. Beberapa sepeda motor bahkan dibakar, sementara sejumlah mobil polisi dirusak dan dibalikkan oleh massa.Petugas kepolisian sempat berupaya mengendalikan situasi dengan menembakkan gas air mata. Namun, massa justru bergerak ke sisi markas dan melanjutkan aksi anarkis mereka. Kondisi di sekitar Mapolres pun sempat menimbulkan kepanikan warga yang berada di lokasi.

Menjelang malam, eskalasi aksi semakin meningkat. Ratusan massa bergerak menuju Kantor DPRD Kota Kediri di Jalan Mayor Bismo. Mereka kemudian membakar gedung dewan dua lantai tersebut. Hingga malam hari, api masih berkobar hebat dan melalap sebagian besar bangunan.
Pihak kepolisian menyatakan masih terus melakukan langkah pengamanan di sekitar lokasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun kerugian akibat kerusuhan tersebut.
(Editor : Trias M.A)



