Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Ratusan Kios dan Los Pasar Srengat di Blitar Mangkrak Ditinggal Pedagang

by Editor
19 Juni 2024 | 11:24
Reading Time: 1 min read
0
Ratusan Kios dan Los Pasar Srengat di Blitar Mangkrak Ditinggal Pedagang

Ratusan Kios Dan Los Pasar Srengat Mangkrak Ditinggal Pedagang (foto : M.Asrofi)

Blitar, jurnalmataraman.com – Maraknya pedagang sayuran dadakan yang menempati Trotoar dan Bahu Jalan Di Kawasan Pasar Tradisonal Srengat Kabupaten Blitar, menyebabkan Masyarakat resah. Selain mereka merampas hak pejalan kaki dan pengendara bermotor, juga menyebabkan Kios dan Los dalam Pasar Mangkrak, ditinggal pedagang.

Pasalnya, sebagian besar pedagang yang berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan tersebut, merupakan para pedagang yang sebelumnya menempati Kios dan Los dalam pasar. Akibatnya pasar menjadi sepi pengunjung dan beberapa pedagang yang masih bertahan menempati Kios dan Los, jarang dikunjungi pembeli.

Meski upaya penertiban kerap kali dilakukan oleh Petugas Gabungan Disperindag, Satpol PP, TNI dan Polri, namun para pedagang liar ini masih saja nekat berjualan.

“ Nah ini karena pedagang liar yang di Trotoar dan jalan Bahu Jalan itu tidak pernah digusur, dan kemarin waktu digusur juga kembali lagi dibiarkan aja. Terutama Pegawainnya, juga tidak tegas dalam menjalankan perintah Pimpinan.” ujar Harko

Sementara itu Sunarto, seorang Pedagang Sembako, Pasar Srengat, mengaku, sulit menjaring pelanggan, karena pengunjung yang pasar sepi, banyak Kios dan Los pasar ditinggal pedagang, memilih berjualan di Trotoar Kawasan Pasar. Dengan nada keras, ia meminta Pemerintah Daerah tegas dalam bertindak menertibkan pedagang, agar pasar kembali ramai.

Diketahui, saat ini lebih dari seratus Kios dan Los di Pasar Tradisonal Srengat, kosong alias mangkrak, padahal Pemerintah telah menggulirkan anggaran membangun mencapai Milyaran Rupiah. Akibatnya pihak pasar sendiri kesulitan dalam memenuhi target Restribusi. (asf/bel)

Bagikan di Media Sosial
ShareTweetShare
Next Post
Meski Permintaan Daging Sapi Tinggi, Harga Tetap Stabil

Meski Permintaan Daging Sapi Tinggi, Harga Tetap Stabil

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .