JOMBANG, jurnalmataraman.com – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Jombang menggelar salat gaib dan doa bersama di Lapangan Mapolres Jombang pada Jumat (29/8) malam. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan driver ojol asal Jakarta yang tewas dalam insiden kericuhan di sekitar Gedung DPR RI.
Salat gaib tersebut dipimpin oleh KH. Nurhadi, Pengasuh Pondok Pesantren Watugaluh. Selain para driver ojol, acara ini juga dihadiri oleh Kapolres Jombang, Komandan Kodim 0814, Wakil Bupati Jombang, serta ratusan anggota Polres, TNI dan sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Usai salat gaib, acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Para peserta mendoakan agar amal kebaikan almarhum diterima di sisi Allah SWT dosa-dosanya diampuni serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
“Kami berduka mendalam dan berharap penegak hukum mengusut tuntas kasus ini. Kami ingin pelaku dihukum dengan seadil-adilnya, tanpa tebang pilih,” ujar Prawit Riono, koordinator aksi solidaritas.
Aksi ini diakhiri dengan tausiyah yang disampaikan KH Nurhadi. Sebelum tiba di Mapolres Jombang, ratusan driver ojol sempat melakukan konvoi melintasi jalan protokol Kota Jombang, dimulai dari Jalan Gus Dur, melewati Alun-Alun Kota, hingga berakhir di Mapolres.
Aksi damai ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian driver ojol Jombang, sekaligus doa agar keadilan dapat ditegakkan untuk almarhum Affan Kurniawan.
( Editor : Wahyu Adi )



