Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Puncak Hari Jadi Ke-832 Trenggalek: Ribuan Warga Tumplek Blek, Mas Ipin Rela Nyeker Pimpin Kirab Pusaka

by redaksi jurnal mataraman
31 Agustus 2026 | 15:39
Reading Time: 2 mins read
0
Puncak Hari Jadi Ke-832 Trenggalek: Ribuan Warga Tumplek Blek, Mas Ipin Rela Nyeker Pimpin Kirab Pusaka

Trenggalek, jurnalmataraman.com – Puncak peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek berlangsung semarak dan dipadati ribuan warga. Masyarakat tampak antusias memenuhi rute prosesi Kirab Pusaka yang dipimpin langsung oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah. Sembari berjalan, rombongan bupati turut menyebarkan udik-udik kepada warga yang berbaris di pinggir jalan.

Ada pemandangan menarik dari arak-arakan pusaka tahun ini. Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu beserta jajarannya tampak rela berjalan kaki tanpa alas alias nyeker di tengah teriknya cuaca. Aksi ini sejalan dengan filosofi tema perayaan tahun ini, yakni Hambeging Bumi.

“Hal tersebut menjadi simbol tirakat dan semangat untuk menempuh perjuangan yang lebih gigih dalam membangun Kabupaten Trenggalek,” ujar Mas Ipin saat menjelaskan alasannya mengikuti kirab tanpa alas kaki.

Tema Hambeging Bumi sendiri dimaknai sebagai upaya meneladani sifat bumi, sekaligus ajakan agar seluruh elemen pemerintahan lebih membumi dalam menjalankan tugas. Apalagi, momen hari jadi ini bertepatan dengan bulan Maulid. Rangkaian acara pun turut diisi dengan pembacaan selawat Mahalul Qiyam dan penyebaran udik-udik sebagai wujud semangat bersedekah.

Sebelum dikirab menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha, pusaka-pusaka daerah tersebut telah melewati prosesi jamasan atau penyucian. Pusaka milik kabupaten sempat disemayamkan di Balai Desa Kamulan, Kecamatan Durenan. Sementara itu, pusaka milik bupati ditempatkan di Balai Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, sebelum akhirnya diarak dan disimpan kembali di pendopo.

Selain arak-arakan pusaka, visual kirab makin meriah dengan hadirnya tumpeng raksasa dan tumpeng-tumpeng kecil yang disajikan masyarakat. Sejumlah kelompok tani juga tidak mau ketinggalan memamerkan hasil bumi seperti kacang panjang dan terong. Mereka mengangkut hasil panen tersebut menggunakan cikar dalam barisan bergodo tani.

Keterlibatan para pahlawan pangan ini rupanya membawa pesan dan harapan khusus. Menurut Mas Ipin, partisipasi petani adalah bentuk sedekah sekaligus doa agar krisis air di area pertanian segera teratasi. Pihaknya berharap ikhtiar dari masyarakat ini segera dijawab dengan turunnya hujan yang membawa berkah bagi persawahan yang sedang kekurangan pasokan air.(Mochammad Herlambang)

(Editor: Trias / Atha)

Tags: berita trenggalek'info galekheadlineinfo trenggalekPuncak peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten TrenggalekTrenggalek
ShareTweetShare
Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .