Kediri, jurnal mataraman – Proses peningkatan kualitas pencahayaan di Stadion Brawijaya Kota Kediri memasuki tahap penting. Setelah pemasangan empat titik tower lampu penerangan rampung PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Super League melakukan verifikasi langsung terhadap daya pancar lampu di stadion legendaris tersebut. Pemeriksaan ini digelar untuk memastikan standar minimal pencahayaan terpenuhi sebelum Persik Kediri menjalani laga kandang di kompetisi Super League musim 2025/2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup DLHKP Kota Kediri Candra Maharanto menjelaskan bahwa verifikasi dilakukan dengan mengukur tingkat lux atau daya terang lampu pada 96 titik berbeda. Pengukuran dilakukan mulai dari area tengah lapangan sisi pinggir bagian samping hingga pencahayaan di sekitar tiang gawang.
“PT LIB melakukan verifikasi terkait lux atau daya pancar lampu penerangan di empat penjuru tower lampu yang terpasang di Stadion Brawijaya Kota Kediri. Ada 96 titik yang dicek kualitas pencahayaannya mulai dari tengah lapangan, pinggir, samping, hingga sekitar tiang gawang,” ujar Candra.
Sebelumnya tim DLHKP telah melakukan pengukuran internal yang menunjukkan bahwa empat titik lampu tersebut telah mencapai standar 1.500 lux. Namun demikian keputusan final tetap menunggu hasil verifikasi resmi dari PT LIB yang telah dikirimkan ke Jakarta untuk dianalisis lebih lanjut.
Verifikasi ini penting sebagai dasar rekomendasi kelayakan pertandingan kandang Persik Kediri. Jadwal laga home terdekat Macan Putih akan berlangsung pada 27 November 2025 melawan Semen Padang, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Sebagai informasi standar minimal pencahayaan stadion untuk klub peserta Super League adalah 1.200 lux. Ketentuan ini wajib dipenuhi agar stadion dapat digunakan sebagai markas resmi dalam kompetisi musim 2025/2026.
Dengan adanya verifikasi ini diharapkan Stadion Brawijaya dapat sepenuhnya memenuhi syarat penyelenggaraan pertandingan malam hari dan memberikan pengalaman terbaik bagi pemain maupun penonton.
( Editor : Ifhami & Wahyu Adi )



