Blitar, Jurnalmataraman.com – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar membuat kebijakan baru. Pusara Makam Proklamator Soekarno kini resmi dibuka selama 24 jam penuh setiap harinya. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi sekaligus menambah deretan destinasi wisata religi malam di Kota Blitar. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menegaskan, perubahan jam operasional ini telah melalui pertimbangan matang dari berbagai aspek. Selain bertujuan menghidupkan roda bisnis UMKM di sekitar kawasan makam, kebijakan ini juga merespons permintaan masyarakat.
“Banyak peziarah yang berharap bisa berdoa di pusara Bung Karno pada malam hari agar ibadahnya lebih khusyuk,” ujar Syauqul, Minggu (16/8). Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Pemkot Blitar telah menyiapkan sejumlah penataan dan peningkatan fasilitas. Perbaikan akses penerangan yang sebelumnya dirasa belum maksimal kini menjadi prioritas. Selain itu, alur pengunjung juga ditata ulang agar peziarah tidak berjubel saat jam-jam padat.
Dari sisi pelayanan dan keamanan, petugas kawasan wisata akan disiagakan menggunakan sistem shift atau pergantian jam kerja. Para penjaga makam akan disebar di berbagai titik strategis dan rutin berkeliling untuk memastikan keamanan pengunjung tetap terjaga. Kebijakan operasional baru ini dipastikan telah mendapat lampu hijau dari pihak keluarga almarhum Bung Karno. Menurut Syauqul, pihak keluarga menilai masyarakat luas berhak mendoakan presiden pertama Indonesia tersebut di tempat peristirahatan terakhirnya kapan saja tanpa terkendala oleh batasan waktu.
(Editor: Trias / Atha)





