KEDIRI,jurnalmataraman.com – Persik Kediri harus bekerja keras saat melawan PSM Makassar dalam laga lanjutan Liga 1, yang akan digelar Selasa malam di Stadion Supriyadi, Kota Blitar. Persik Kediri kini dihadapkan pada tantangan berat, terutama di lini depan dan pertahanan tim yang masih pincang. Dua pemain asing andalan, Ramiro Fergonzi yang berposisi sebagai penyerang, dan Francisco Carneiro alias Kiko sebagai bek tengah, terpaksa harus absen akibat akumulasi kartu.
Absenya Fergonzi dan Kiko membuat Marcelo Rospide, pelatih Persik Kediri, harus berpikir keras untuk menutupi dua lubang besar dalam timnya. Dengan situasi ini, Rospide dihadapkan pada tugas penting untuk memperkuat pertahanan serta mempertajam serangan tim. Selain meningkatkan kualitas latihan, pelatih asal Brasil ini juga harus menyiapkan mental pemain pelapis yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh kedua pemain asing tersebut.
“Meski kami kekurangan dua pemain penting, saya tetap yakin tim ini bisa tampil maksimal dan mengamankan 3 poin penuh di kandang. Kami perlu memutus tren negatif yang sudah terjadi dalam 8 pertandingan terakhir, di mana kami belum meraih kemenangan,” kata Marcelo Rospide, pelatih Persik Kediri.
Laga Persik Kediri melawan PSM Makassar ini sendiri akan digelar di Stadion Supriyadi Blitar, bukan di Stadion Brawijaya Kediri seperti biasa. Keputusan ini diambil karena dalam dua pertandingan terakhir di Stadion Brawijaya, masalah teknis berupa lampu penerangan padam sempat mengganggu jalannya pertandingan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri, namun Persik tetap berharap dukungan penuh dari suporter untuk memberikan semangat bagi tim.
Dengan absennya dua pemain kunci dan masalah teknis yang harus dihadapi, Persik Kediri harus lebih bekerja keras dalam laga melawan PSM Makassar untuk bisa memperbaiki posisi mereka di klasemen dan mengakhiri hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir.
(editor : Trias M.A)


