Kediri, jurnalmataraman.com – Menjelang laga lanjutan kompetisi Super League pekan ke-12 melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo pada Kamis malam Persik Kediri dinilai berada dalam posisi yang cukup menguntungkan. Sejumlah pemain kunci dan staf pelatih tim Macan Kemayoran dipastikan absen akibat sanksi yang diterima pada laga sebelumnya.
Bek utama Persija Jordi Amat, mendapat larangan tampil satu pertandingan setelah menerima kartu merah saat berjumpa Arema FC. Sementara itu gelandang Allano Lima juga harus menepi lantaran menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.
Tidak hanya itu komposisi pelatih Persija pun turut terdampak. Pelatih kepala Mauricio Ferreira de Souza harus absen karena akumulasi kartu kuning. Dua stafnya, yakni asisten pelatih Italo Bartole Resende dan pelatih kiper Gerson Rodrigues Rios, juga tidak bisa mendampingi tim setelah keduanya menerima kartu merah pada laga kontra Arema FC, 8 November lalu.
Meski sederet absensi tersebut dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Persik Kediri, pelatih Ong Kim Swee memilih untuk tidak menganggapnya sebagai kemudahan. Menurutnya, Persija tetap memiliki kualitas serta strategi yang telah dipersiapkan secara matang, meski tampil tanpa beberapa pilar utamanya.

“Dengan skuad yang mereka miliki saat ini, saya yakin Persija tetap datang dengan rencana permainan yang sudah dipersiapkan. Karena itu, saya meminta para pemain untuk tetap fokus pada pertandingan dan tidak bergantung pada kondisi lawan,” ujar Ong Kim Swee.
Persik Kediri kini berada dalam motivasi tinggi menghadapi laga penting ini. Pertandingan kontra Persija menjadi kesempatan bagi Macan Putih untuk mengamankan poin serta memperkuat posisi mereka dalam persaingan Super League musim ini.
( Editor : Enjelia & Wahyu Adi )


