Kediri, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kota Kediri mendirikan pojok baca di sejumlah taman terbuka sebagai upaya meningkatkan literasi sekaligus memudahkan masyarakat yang gemar membaca. Salah satu pojok baca yang telah beroperasi berada di Taman Sekartaji.
Pojok baca di Taman Sekartaji didirikan oleh Pemkot Kediri sejak satu tahun lalu. Fasilitas ini bertujuan memberikan kemudahan bagi warga untuk membaca buku di tengah suasana taman yang sejuk dan asri. Lokasinya yang berdekatan dengan lingkungan sekolah menjadikan taman baca ini banyak dikunjungi pelajar dan mahasiswa.

Para pengunjung datang untuk meminjam dan membaca berbagai koleksi buku yang disediakan oleh petugas perpustakaan. Saat ini, tersedia sekitar 600 koleksi buku yang dapat diakses masyarakat di Pojok Baca Taman Sekartaji.
Selain menyediakan bahan bacaan, pengelola juga melengkapi pojok baca dengan fasilitas pendukung, seperti akses WiFi gratis dan sarana penunjang lainnya. Fasilitas tersebut disiapkan guna meningkatkan minat masyarakat untuk datang dan membiasakan diri membaca buku di ruang terbuka.
Salah satu pengunjung, Salsabilla, mengaku terbantu dengan keberadaan pojok baca di taman terbuka. Menurutnya, fasilitas tersebut memudahkan dirinya untuk membaca buku saat berada di taman.
“Dengan adanya pojok baca ini, saya jadi lebih mudah membaca buku sambil menikmati suasana taman,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, dalam satu bulan tercatat lebih dari 400 pengunjung datang untuk meminjam buku di Pojok Baca Taman Sekartaji. Mayoritas pengunjung berasal dari kalangan siswa sekolah hingga mahasiswa.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, mengatakan pojok baca ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat.
“Tidak hanya menyediakan buku fisik, Pojok Baca Sekartaji juga beradaptasi dengan perkembangan era digital. Pengunjung dapat mengakses ribuan buku digital secara gratis,” katanya.
Ke depan, Pemkot Kediri berencana terus mengembangkan pojok baca di taman-taman lain agar minat baca masyarakat semakin meningkat dan literasi dapat tumbuh di ruang-ruang publik.
(Editor : Wahyu Adi)



