Kediri, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kota Kediri menggelar bimbingan teknis pengelolaan media sosial di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, kemarin. Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta, mulai dari pengelola media sosial perangkat daerah hingga perwakilan karang taruna.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas para pengelola akun media sosial di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Dengan pengelolaan yang lebih profesional, media sosial diharapkan mampu menjadi sarana efektif untuk mempromosikan berbagai keunggulan Kota Kediri hingga ke tingkat global.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, Kota Kediri memiliki banyak potensi yang layak diangkat melalui media sosial. Di antaranya, Kediri dikenal sebagai salah satu kota tertua ketiga di Indonesia serta memiliki beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang unik.
Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari luar daerah jika dikemas dan dipromosikan dengan baik. Media sosial dinilai sebagai platform yang efektif untuk mengenalkan Kota Kediri secara lebih luas.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dasar terkait pengelolaan media sosial, penulisan narasi positif, hingga teknik pengambilan gambar dan video yang menarik untuk kebutuhan konten digital.
Vinanda berharap, melalui pelatihan ini, promosi potensi Kota Kediri dapat semakin optimal dan mampu menarik minat wisatawan dari luar daerah. Dengan demikian, pergerakan ekonomi di Kota Kediri diharapkan terus tumbuh dan berjalan dengan baik.
(Editor : Saldi)



