Blitar,jurnalmataraman.com – Panen raya padi sehat yang dilakukan oleh Kelompok Tani Barat Makam, Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa siang (21/4), mendapat apresiasi langsung dari Komandan Kodim 0808 Blitar, Letkol Infanteri Hendra Sukmana.
Padi yang dipanen merupakan hasil budidaya dengan teknik semi organik, yakni meminimalkan penggunaan bahan kimia dan mengedepankan pupuk organik. Hasilnya, beras yang dihasilkan dinilai lebih sehat dan berkualitas tinggi.
Letkol Inf. Hendra Sukmana menyampaikan bahwa inovasi yang dilakukan kelompok tani ini layak dijadikan contoh bagi wilayah lain. Selain mendukung pola hidup sehat, metode ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.
“Semangat inovatif seperti ini perlu kita dorong dan tiru. Produksi padi sehat ini bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, tapi juga mendukung kemandirian pangan nasional,” ujar Hendra Sukmana di sela kegiatan panen.
Dandim juga menegaskan bahwa pihak TNI siap bersinergi dengan para petani dalam mendukung program pertanian berkelanjutan, termasuk dengan memberikan pendampingan dan edukasi lapangan.
Sementara itu, pemerintah kelurahan setempat juga akan terus mendorong para petani untuk mengadopsi sistem pertanian ramah lingkungan. Salah satunya dengan memperluas sosialisasi penggunaan pupuk organik sebagai langkah nyata menuju pertanian sehat dan berdaya saing.
Langkah ini dinilai penting tidak hanya dari sisi hasil panen, tetapi juga demi menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.
Panen raya ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara petani, pemerintah, dan TNI dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan menyehatkan.
(editor : Trias M.A)



