Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

OJK Kediri Perkuat Edukasi Keuangan dan Perangi Kejahatan Siber

by Beny Kurniawan
24 Mei 2025 | 00:13
Reading Time: 2 mins read
0
OJK Kediri Perkuat Edukasi Keuangan dan Perangi Kejahatan Siber


 Kediri , jurnalmataraman.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri terus memperkuat upaya edukasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen di wilayah kerjanya. Melalui kolaborasi lintas sektor, OJK Kediri berupaya memperluas jangkauan literasi keuangan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan berbasis digital.

Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi keuangan dilakukan secara tatap muka, daring, maupun melalui kampanye media massa. OJK juga aktif bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Daerah dalam wadah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), lembaga jasa keuangan, perguruan tinggi, dan instansi lainnya.

“Hingga saat ini, kami telah menjangkau lebih dari 56 ribu masyarakat di 13 kabupaten/kota di wilayah eks-Karesidenan Kediri dan Madiun,” ujar Ismirani.

Selain fokus pada edukasi, OJK juga mencatat pertumbuhan positif industri jasa keuangan di wilayah kerjanya pada triwulan I tahun 2025. Hingga Maret 2025, penyaluran kredit perbankan tumbuh sebesar 3,17 persen. Menariknya, lebih dari separuh kredit tersebut disalurkan ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yakni sebesar 61,34 persen dari total kredit.

Namun demikian, OJK juga menyoroti meningkatnya risiko kejahatan finansial berbasis siber (financial cyber crime). Dalam rangka menangkal potensi kerugian konsumen akibat praktik keuangan ilegal, OJK bersama Satgas PASTI telah membentuk Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi nasional dalam memerangi berbagai modus penipuan digital, termasuk pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang merugikan masyarakat.

“OJK terus berkomitmen melindungi konsumen dengan membangun sistem pengawasan dan penindakan yang lebih kuat, serta meningkatkan literasi digital masyarakat,” tambah Ismirani.

Dengan sinergi dan penguatan edukasi keuangan serta langkah tegas melawan kejahatan siber, OJK Kediri berharap mampu menciptakan ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Editor : Nando & Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriedukasi keuanganinfo kedirikejahatan finansialojk
ShareTweetShare
Next Post
Tanah Longsor Terjang Kediri, Puluhan Rumah Rusak, Satu Orang Terluka

Tanah Longsor Terjang Kediri, Puluhan Rumah Rusak, Satu Orang Terluka

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .