Kediri, jurnalmataraman.com – Persija Jakarta dipastikan bakal tampil dengan kekuatan penuh tanpa melakukan rotasi pemain saat menantang tuan rumah Persik Kediri. Laga lanjutan Super League tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5) sore ini di Stadion Brawijaya, Kediri.
Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut mengusung misi membawa pulang tiga poin penuh ke Ibu Kota. Kemenangan diincar sebagai pelipur lara sekaligus momentum kebangkitan pasca-kekalahan menyakitkan dari rival abadi mereka, Persib Bandung, pada pekan ke-32 lalu.Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa dirinya tidak akan main-main dalam laga tandang ini. Ia memastikan seluruh punggawa Macan Kemayoran dalam kondisi siap tempur dan tidak ada rencana untuk mengistirahatkan pemain pilar.
“Kami tidak akan melakukan rotasi pemain dalam laga ini, apalagi seluruh pemain saat ini dalam kondisi yang sangat siap untuk bertempur,” tegas Mauricio Souza saat memberikan keterangan.
Kendati menargetkan kemenangan mutlak, Souza enggan memandang sebelah mata kekuatan tim tuan rumah. Menurut pelatih asal Brasil tersebut, klub berjuluk Macan Putih itu memiliki organisasi permainan yang sangat rapi dan solid.
“Pertandingan ini harus menjadi momentum bagi Persija untuk bangkit setelah hasil mengecewakan di pekan ke-32 lalu. Meski kami menargetkan menang, kami tidak meremehkan kekuatan lawan karena Persik Kediri memiliki organisasi permainan yang sangat baik,” tambahnya.
Motivasi serupa juga disuarakan oleh penggawa lini belakang Persija, Jordi Amat. Pemain berpengalaman tersebut mengungkapkan bahwa seluruh skuad Macan Kemayoran bertekad menjadikan laga kontra Persik ini sebagai obat penawar kesedihan atas hasil minor di laga sebelumnya.”Laga ini akan menjadi pengobat kesedihan bagi kami setelah sebelumnya dikalahkan Persib. Untuk itu, seluruh pemain kini fokus dan dalam kondisi siap tempur habis-habisan agar bisa meraih poin penuh,” ujar Jordi Amat.
Walaupun peluang Persija Jakarta untuk merengkuh trofi juara musim ini sudah tertutup, raihan poin di Stadion Brawijaya tetap memiliki arti yang sangat krusial. Kemenangan dalam laga ini akan menjadi kado manis dalam pertandingan away terakhir musim ini, sekaligus mengokohkan posisi Macan Kemayoran di peringkat tiga besar klasemen akhir Super League.
(Editor : Saldi / Karisma)



