Blitar, jurnalmataraman.com — Warga Kelurahan Sentul, Kota Blitar, digegerkan dengan penemuan seorang lansia bernama Marsiyem (91), yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya, Kamis pagi (24/4). Diduga kuat korban meninggal akibat kasur yang terbakar oleh lilin yang biasa ia nyalakan di sekitar tempat tidurnya.
Menurut keterangan warga sekitar, almarhumah Marsiyem memang diketahui memiliki kebiasaan menyalakan beberapa lilin di kamar tidurnya setiap malam. Hal ini dilakukannya karena korban memiliki trauma mendalam terhadap pemadaman listrik.
“Almarhumah sering meminta tolong tetangga membelikan lilin dalam jumlah banyak. Ia merasa tidak nyaman tidur dalam keadaan gelap,” ungkap Aiptu Erfan Kurniadi, Panit Opsnal Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangga korban yang rutin mengantarkan makanan. Saat pagi hari, ia merasa curiga karena rumah korban masih terkunci dari dalam dan tidak ada sahutan meski telah diketuk berkali-kali. Saksi akhirnya mendobrak pintu dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan tubuh terbakar.
Sontak, warga langsung melaporkan kejadian ini kepada perangkat kelurahan setempat yang kemudian meneruskannya ke pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah TKP. Sejumlah warga juga tampak mulai membersihkan sisa-sisa kebakaran di dalam rumah korban.
Saat ini, jasad Marsiyem telah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan penggunaan lilin di dalam rumah, terutama bagi warga lanjut usia yang hidup sendiri.
(editor : Trias M.A)



