Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Musim Hujan Hambat Produksi Batu Bata di Kediri

by Beny Kurniawan
3 Desember 2024 | 11:19
Reading Time: 2 mins read
0
Musim Hujan Hambat Produksi Batu Bata di Kediri

Musim Hujan, Produksi Batu Bata Menurun ( Foto : Beny Kurniawan )

Kediri, jurnalmataraman.com –  Para perajin batu bata di Kediri kini tengah menghadapi tantangan berat akibat tingginya curah hujan yang terus menerpa sejak beberapa minggu terakhir. Hujan yang datang biasanya pada siang atau sore hari membuat proses produksi batu bata terhambat.

Menurut para perajin, musim hujan membuat kandungan air pada tanah semakin tinggi, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan batu bata menjadi lebih lama. Pada musim kemarau, batu bata hanya memerlukan waktu sekitar satu minggu untuk kering. Namun, saat musim hujan, proses pengeringan bisa memakan waktu hingga dua minggu.

Dampak dari penurunan proses produksi ini sangat terasa bagi para perajin. Saat ini, mereka hanya mampu memproduksi sekitar 30 ribu batu bata dalam dua bulan. Padahal, di musim kemarau, produksi bisa mencapai 60 ribu batu bata dalam sebulan.

Penurunan produksi ini berimbas pada penjualan yang terhambat, membuat banyak perajin memilih mencari pekerjaan sampingan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka. Boy Sutaji, seorang perajin batu bata, mengungkapkan bahwa kondisi ini memaksa mereka untuk beradaptasi dengan mencari pendapatan tambahan di luar pekerjaan utama mereka.

“Waktu bulan lalu meningkat tapi musim hujan ini menurun lagi, mencari batu bata itu yang dicari cepat keringnya dan dimasukan agar cepat dibakar. Kalo 1 orang menghasilkan 1000 bata, kalau 2 orang menghasilkan 2000 bata kalo musim panas bisa dimasukan 7 hari dan musim hujan minimal 2 minggu,” ujar Boy Sutaji.

Produksi batu bata yang menurun drastis ini menjadi salah satu tantangan berat bagi perajin batu bata di kediri yang harus berhadapan dengan perubahan cuaca yang tak menentu.

Penulis : Beny Kurniawan

Editor : Selvia Rahma

Ikuti WhatsApp Channel JTV Kediri dan dapatkan informasi terbaru dengan klik link berikut s.id/jtvkediriwa

Bagikan di Media Sosial
Tags: Batu Bata di Kediriheadlinekota Kediri
ShareTweetShare
Next Post
Pj Wali Kota Kediri Resmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran Kota Kediri

Pj Wali Kota Kediri Resmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran Kota Kediri

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .