Kediri, jurnalmataraman.com – Momen Hari Raya Idul Adha membawa berkah tersendiri bagi para perajin pisau di Kota Kediri. Salah satunya dirasakan Saiful Anwar, warga Kelurahan Rejomulyo, yang setiap harinya disibukkan dengan membuat berbagai jenis pisau pesanan pembeli.
Saiful Anwar (50) perajin pisau mengaku, sejak menjelang Idul Adha, permintaan pisau meningkat drastis hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Jika biasanya hanya menerima satu pesanan per hari, kini ia harus menyelesaikan hingga empat pesanan setiap harinya.
“Total sampai hari ini, saya terima lebih dari 115 pesanan. Kebanyakan untuk keperluan penyembelihan hewan kurban,” ujarnya.
Jenis pisau yang dipesan pun beragam, mulai dari golok, pisau daging, pisau sayat, hingga pisau cincang. Saiful membuat pisau dengan bahan utama baja dan besi pilihan, sesuai dengan permintaan pelanggan. Tak hanya itu, motif dan desain pun bisa dipilih oleh pembeli sesuai selera.
Selain menerima pembuatan pisau baru, Saiful juga melayani jasa servis atau penajaman ulang pisau lama. Untuk harga, ia membanderol mulai dari Rp70 ribu hingga Rp4,5 juta, tergantung dari ukuran dan jenis bahan yang digunakan.
Momen Idul Adha menjadi peluang emas bagi Saiful dan perajin lain untuk meningkatkan pendapatan. Di tengah gempuran produk pabrikan, ketekunan dan kualitas buatan tangan masih menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat yang mengutamakan ketajaman dan daya tahan pisau.
( Editor : Ryan & Trias M.A )




