Tulungagung, jurnalmataraman.com – Dua unit mobil yang tengah terparkir di pinggir Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Kenayan Kabupaten Tulungagung tertimpa pohon peneduh yang tiba-tiba tumbang Kamis (17/10) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerusakan terjadi pada kedua kendaraan dengan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp. 5 juta.
Menurut keterangan warga pohon jenis glodok dengan diameter sekitar 40 sentimeter tersebut roboh secara tiba-tiba, meski tidak sedang terjadi hujan maupun angin kencang. Kondisi ini mengejutkan warga sekitar maupun pemilik kendaraan yang menjadi korban.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung segera dikerahkan ke lokasi bersama tim dari BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengevakuasi pohon tumbang dan memastikan situasi aman.
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung Iwan Supriyono membenarkan bahwa tumbangnya pohon terjadi secara mendadak. Ia menjelaskan meski secara kasat mata pohon tampak sehat dan rimbun namun diduga bagian tengah batangnya sudah mengalami pelapukan.
“Pohon terlihat masih hidup dan berdaun lebat. Namun setelah kami cek bagian tengah batang yang patah sudah lapuk,” jelas Iwan.

Sementara itu Sunari pemilik salah satu mobil yang tertimpa mengatakan bahwa kerusakan terjadi di bagian atap kendaraan. Ia memperkirakan total kerugian dari dua mobil yang terdampak mencapai lebih dari Rp. 5 juta.
“Kami tentu berharap ada pertanggungjawaban. Rencananya kami akan mengajukan permohonan ganti rugi kepada Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala terhadap pohon-pohon peneduh di sepanjang jalan terutama di area padat aktivitas. Upaya preventif dari pihak terkait sangat dibutuhkan guna mencegah insiden serupa terjadi kembali di kemudian hari.
( editor : Ifhami & Wahyu Adi )



