Kediri, jurnalmataraman.com – Bupati Kediri Mas Dhito menyapa langsung para siswa dan wali murid Sekolah Rakyat Menengah Atas 24 Kediri. Momen ini menjadi langkah awal dari hadirnya pendidikan berbasis pengasuhan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Program Sekolah Rakyat ini adalah inisiasi Presiden Prabowo. Kami di Pemkab Kediri tentu mendukung penuh. Hari ini, kami sediakan tempat sementara agar anak-anak bisa segera mulai belajar,” ujar Mas Dhito di hadapan para orang tua.
Untuk sementara, proses belajar mengajar dilakukan di Gedung Balai Pengembangan Kompetensi ASN milik Pemkab Kediri. Namun, pembangunan sekolah permanen di atas lahan seluas 7,6 hektare di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, sudah dipersiapkan.
Mas Dhito juga menegaskan bahwa anak-anak Sekolah Rakyat akan mendapat pengawasan penuh, termasuk sistem asrama yang mendukung pendidikan karakter dan pengasuhan.
“Kami akan kawal terus. Semoga tahun depan bangunan sekolah di Plosokidul bisa selesai dan anak-anak bisa belajar di tempat yang lebih nyaman,” tambahnya.
(editor : Trias M.A)



