Blitar, jurnalmataraman.com – Kisah inspiratif datang dari seorang mantan pengamen jalanan asal Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Bagus Gimbal demikian ia dikenal, berhasil membangun usaha kerajinan aluminium dan kaca yang kini berkembang pesat dan mampu memberdayakan warga sekitar.

Usaha yang dirintis sekitar lima tahun lalu itu berawal dari tekad Bagus untuk keluar dari dunia jalanan dan memiliki pekerjaan yang lebih menjanjikan. Dengan modal pas-pasan, ia mulai memproduksi berbagai kerajinan tangan berbahan aluminium dan kaca.
Kini, usaha tersebut tidak hanya menghasilkan keuntungan besar, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Bagus telah mempekerjakan lima orang untuk membantunya memenuhi permintaan pasar.
Dalam usahanya, Bagus memproduksi beragam kerajinan seperti rombong bakso, etalase toko, almari, rolling door, pintu, jendela, jemuran, perlengkapan rumah tangga, dan berbagai produk lainnya sesuai pesanan pelanggan. Permintaan datang dari sejumlah daerah, mulai Blitar Raya, Tulungagung, Kediri hingga wilayah lain di sekitarnya.
Bagus mengaku nekat memulai usaha karena bosan menjadi pengamen dan ingin memiliki penghasilan yang lebih stabil. Ia mengakui, pada awal merintis, tantangan terbesar adalah kurangnya strategi pemasaran.

“Awalnya berat sekali karena tidak punya pengalaman pemasaran. Tapi saya terus belajar dan bekerja keras, dan akhirnya bisa berkembang seperti sekarang,” ujarnya.
Saat ini, usaha Bagus mampu menghasilkan omzet rata-rata hingga Rp. 50 juta per bulan. Ia berharap bisnisnya dapat terus berkembang sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
(Editor : Wahyu Adi)



