Blitar, jurnalmataraman.com – Penurunan jumlah peserta didik baru di sekolah negeri kembali memunculkan keprihatinan. Pada permulaan tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukorejo 3, Kota Blitar, tercatat hanya menerima lima orang siswa baru untuk kelas 1.
Meski jumlah siswa baru terbilang sangat minim, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7) di sekolah yang beralamat di Jalan Mawar Nomor 40, Kelurahan Sukorejo ini tetap berjalan lancar. Suasana kelas bahkan seketika berubah menjadi penuh antusiasme dan semangat saat kelima siswa tersebut mulai memasuki ruangan. Kepala SDN Sukorejo 3, Agung Mukhlis, mengungkapkan bahwa perolehan lima siswa baru tahun ini sebenarnya sama dengan jumlah yang didapat pada tahun ajaran sebelumnya. Ia mengakui, Penurunan jumlah siswa baru memang telah dirasakan sejak beberapa tahun terakhir.
Terkait sepinya pendaftar, Agung mensinyalir ada beberapa faktor penyebab. “Salah satunya dipengaruhi oleh jumlah lulusan Taman Kanak-Kanak (TK) di sekitar sekolah yang memang minim, sehingga berdampak pada jumlah pendaftar ke sekolah kami,” jelasnya, Senin (13/7). Faktor lainnya adalah kondisi geografis sekolah. Lokasi SDN Sukorejo 3 saling berdampingan dan berdekatan dengan sejumlah sekolah dasar lainnya, sehingga memunculkan persaingan yang cukup ketat dalam memperebutkan calon siswa.
Pihak sekolah mengklaim selama ini telah melakukan berbagai upaya sosialisasi untuk menarik minat calon siswa dan orang tua saat proses pendaftaran berlangsung. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan para orang tua wali murid. Untuk menyiasati hal ini ke depannya, Agung berencana akan menghadirkan program khusus seperti pembinaan Calistung (Membaca, Menulis, dan Menghitung) demi meningkatkan daya tarik sekolah. Di luar persoalan kuantitas, pihaknya menegaskan komitmen penuh untuk tetap memberikan pelayanan dan kualitas pendidikan yang terbaik bagi kelima siswa baru tersebut.
(Editor: Afif/Farid)



