Kediri, jurnalmataraman.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 harga daging ayam potong di Pasar Pahing Kota Kediri terpantau masih berada pada level tinggi. Berdasarkan pantauan di lapangan harga ayam potong saat ini berkisar Rp. 36.000 per kilogram atau naik sekitar 10 persen dibandingkan harga normal yang biasanya berada di kisaran Rp. 33.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat yang tidak diimbangi dengan ketersediaan stok. Aktivitas konsumsi warga cenderung meningkat drastis menjelang akhir tahun seiring banyaknya perayaan, hajatan serta kebutuhan rumah tangga yang bertambah.
Selain lonjakan permintaan, pasokan ayam potong dari peternak juga mengalami penurunan. Kondisi ini membuat para pedagang terpaksa membatasi jumlah stok dagangan setiap harinya agar tetap dapat melayani pelanggan secara merata.
Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Pahing, Nur Rokhim mengungkapkan bahwa dirinya tidak mampu memenuhi seluruh permintaan pembeli karena jatah pasokan dari pengepul berkurang cukup signifikan. “Permintaan banyak, tapi stok dari pengepul terbatas. Jadi tidak semua pembeli bisa terlayani,” ujar Nur Rokhim.
Menurutnya, keterbatasan pasokan membuat pedagang harus menyusun strategi agar tetap dapat berjualan dan menjaga kepercayaan pelanggan. Nur Rokhim juga memprediksi harga daging ayam potong masih berpotensi mengalami fluktuasi hingga puncak perayaan Tahun Baru 2026 mendatang.
( Editor : Yuli & Wahyu Adi )



