Trenggalek, jurnalmataraman.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek mulai memaksimalkan kesiapan berbagai destinasi wisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Seluruh pengelola wisata diminta untuk meningkatkan kualitas layanan, mengingat periode libur akhir tahun kerap menjadi puncak kunjungan wisatawan.
Hasil rapat koordinasi antara Disparbud, Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Trenggalek menghasilkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah penerapan rekayasa lalu lintas serta pengelolaan transportasi untuk memastikan kelancaran arus kendaraan menuju lokasi wisata. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan selama libur panjang.

Meski kunjungan diprediksi meningkat, Disparbud Trenggalek tidak memasang target berlebihan. Mereka berharap capaian jumlah wisatawan dapat menyamai realisasi libur Nataru tahun lalu, yakni sekitar 75 ribu pengunjung, dengan dukungan kondisi cuaca yang stabil.
Kabid Peningkatan Daya Tarik dan Destinasi Pariwisata Disparbud Trenggalek Tony Widianto, menjelaskan bahwa pihaknya menekankan pentingnya kesiapan layanan dari para pengelola wisata.
“Kami meminta seluruh pengelola untuk memastikan kenyamanan wisatawan, mulai dari kebersihan, keamanan, hingga pelayanan. Harapannya, kunjungan tahun ini minimal sama dengan capaian tahun sebelumnya,” ujarnya.

Tony menambahkan bahwa momentum libur Nataru menjadi peluang besar bagi sektor pariwisata di Trenggalek.
“Kami tentu berharap banyak wisatawan yang datang, sehingga geliat pariwisata di Trenggalek semakin meningkat,” pungkasnya.
Melalui berbagai persiapan yang dilakukan, Disparbud Trenggalek optimistis sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi positif sekaligus menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan pada libur Nataru 2026.
( Editor : Aprilia & Wahyu Adi )



