Mojokerto, jurnalmataraman.com – Kabar baik datang bagi masyarakat yang kerap melintasi jalur penghubung antara Mojokerto dan Kota Batu. Setelah sempat ditutup dan dibuka secara terbatas akibat bencana tanah longsor, jalur Pacet–Cangar resmi dibuka penuh mulai Jumat, 13 Juni 2025.
Pembukaan ini dilakukan setelah proses evaluasi menyeluruh oleh berbagai pihak terkait. Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo, menyampaikan bahwa keputusan pembukaan jalur secara penuh diambil dalam rapat evaluasi yang digelar bersama lintas instansi.
“Berdasarkan hasil evaluasi teknis dan pengamatan cuaca, jalur dinyatakan aman untuk dilalui masyarakat selama kondisi cuaca mendukung,” ujar Yo’ie, Kamis (12/6).
Jalur Pacet–Cangar, yang merupakan salah satu alternatif utama menuju Kota Batu dari Mojokerto, sempat ditutup total menyusul tragedi longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Bencana tersebut menelan 10 korban jiwa dan memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak.
Sejak Rabu, 23 April 2025, jalur ini hanya dibuka secara terbatas setiap hari pukul 05.00 hingga 18.00 WIB guna memungkinkan dilakukannya proses penguatan lereng dan pembersihan material longsoran. Kini, setelah upaya tersebut rampung, masyarakat bisa kembali melintasi jalur ini selama 24 jam penuh.
Namun demikian, pengawasan ketat tetap dilakukan. Petugas dari Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo akan berjaga di titik-titik rawan dan akan menutup jalur sewaktu-waktu apabila terjadi hujan deras. Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Pemerintah mengimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat melintasi kawasan rawan bencana. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
(editor : Trias M.A)



