Blitar, jurnalmataraman.com – Kondisi jalan di Dusun Ringin Branjang Desa Maliran Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, kian memprihatinkan Jalan sepanjang hampir tiga kilometer yang berstatus sebagai jalan kabupaten itu mengalami kerusakan cukup parah dan hingga kini belum tersentuh perbaikan dari pemerintah daerah.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berat. Aspal mengelupas, permukaan jalan berlubang di banyak tempat, dan sebagian tertutup tanah. Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas warga tetapi juga berdampak langsung terhadap anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Selain itu sektor perekonomian warga pun ikut terdampak. Para petani dan pedagang yang mengangkut hasil bumi ke pasar mengeluhkan sulitnya akses transportasi akibat jalan yang rusak parah terutama saat musim hujan tiba.
Ironisnya menurut warga setempat, kerusakan jalan ini telah terjadi hampir tujuh tahun tanpa ada upaya perbaikan Berbagai keluhan telah disampaikan kepada pemerintah namun hingga kini belum ada tindak lanjut nyata.

Makruf Kepala Dusun Ringin Branjang, mengatakan sekitar 40 persen jalan di wilayahnya mengalami kerusakan dan menjadi keluhan warga. Namun pihak pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak karena status jalan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten.
“Kami berharap pemerintah Kabupaten Blitar segera turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah kami agar mobilitas warga kembali lancar dan kegiatan ekonomi bisa berjalan normal” ujar Makruf.
Warga berharap perhatian dari pemerintah daerah segera diwujudkan, mengingat kondisi jalan yang semakin memburuk berpotensi menghambat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
( Editor : Kaila & Wahyu Adi )



